home sports

Piala Dunia 2026

Son Heung-min Nyaris Pecah Kebuntuan, Korea Selatan Tampil Lebih Berbahaya dari Republik Ceko

Jum'at, 12 Juni 2026 - 09:41 WIB
Timnas Korea Selatan. (Dok: FIFA)
LANGIT7.ID-Jakarta; Timnas Korea Selatan menunjukkan performa yang lebih menjanjikan dibanding Republik Ceko sepanjang babak pertama laga kedua Piala Dunia 2026 di Stadion Guadalajara. Dipimpin Son Heung-min dan Lee Kang-in, Taegeuk Warriors beberapa kali menciptakan ancaman serius meski belum mampu memecah kebuntuan hingga turun minum.

Sejak awal pertandingan, Republik Ceko mencoba mengambil inisiatif melalui umpan-umpan panjang ke sisi lapangan. Namun Korea Selatan mampu meredam tekanan tersebut dengan organisasi permainan yang rapi sambil perlahan membangun serangan melalui kombinasi umpan pendek.

Peluang pertama yang benar-benar berbahaya datang pada menit ke-12. Kesalahan Štěpán Chaloupek dimanfaatkan Korea Selatan untuk menyerang lewat Lee Kang-in. Gelandang kreatif itu mengirim umpan terobosan kepada Lee Jae-sung yang kemudian membuka ruang bagi Son Heung-min. Kapten Korea Selatan tersebut melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, tetapi bola yang sempat berubah arah masih melambung di atas mistar.

Lee Kang-in kembali menjadi motor serangan Korea Selatan dua menit kemudian. Pemain yang tampil menonjol sepanjang babak pertama itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang memaksa kiper Matěj Kovář melakukan penyelamatan gemilang. Bola hasil tembakan jarak jauhnya berhasil ditepis keluar oleh penjaga gawang Republik Ceko.

Tekanan Korea Selatan terus berlanjut. Pada menit ke-15, mereka hampir menciptakan peluang matang melalui skema sepak pojok pendek yang dieksekusi dengan baik. Namun Tomáš Souček membaca situasi dengan sempurna dan menggagalkan peluang yang berpotensi membahayakan gawang Ceko.

Meski lebih banyak tertekan, Republik Ceko sempat memberikan ancaman melalui bola mati. Peluang terbaik mereka hadir pada menit ke-21 saat sepak pojok yang mengarah ke tiang dekat berhasil disambut Souček dengan tendangan voli. Namun upaya tersebut gagal menemui sasaran.

Selepas jeda hidrasi, tempo pertandingan sempat menurun. Republik Ceko lebih banyak menguasai bola, tetapi kesulitan menemukan celah di pertahanan Korea Selatan yang tampil disiplin dan solid. Beberapa kali serangan dibangun dari sisi lapangan, namun selalu mampu dipatahkan oleh lini belakang Korea.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya