Piala Dunia 2026
Kovar Jadi Tembok Kokoh, Republik Ceko Tahan Tekanan Korea Selatan
Nabil
Jum'at, 12 Juni 2026 - 09:55 WIB
Kiper Republik Ceko, Matej Kovar. (Dok: Instagram Matej Kovar)
LANGIT7.ID-Jakarta; Penampilan impresif Matěj Kovář menjadi alasan utama Republik Ceko mampu mempertahankan skor imbang saat menghadapi Korea Selatan pada babak pertama laga Piala Dunia 2026 di Stadion Guadalajara, Jumat waktu setempat.
Meski lebih sering berada dalam tekanan, tim asuhan Republik Ceko mampu bertahan dengan disiplin dan menjaga gawangnya tetap aman hingga turun minum. Kovář menjadi sosok yang paling menonjol berkat sejumlah aksi penting di bawah mistar.
Sejak awal pertandingan, Republik Ceko mencoba memainkan pendekatan langsung dengan mengandalkan bola-bola panjang ke area sayap. Strategi tersebut membuat laga berjalan cukup fisik pada menit-menit awal, sementara Korea Selatan berusaha membangun serangan dengan lebih sabar melalui kombinasi umpan pendek.
Ancaman pertama yang benar-benar berbahaya ke gawang Ceko datang pada menit ke-12. Kesalahan Štěpán Chaloupek hampir dimanfaatkan Korea Selatan setelah Lee Kang-in dan Lee Jae-sung membangun serangan cepat yang berujung peluang bagi Son Heung-min. Beruntung bagi Republik Ceko, upaya sang kapten Korea masih melambung.
Baca juga: Son Heung-min Nyaris Pecah Kebuntuan, Korea Selatan Tampil Lebih Berbahaya dari Republik Ceko
Dua menit kemudian, Kovář menunjukkan kualitasnya. Lee Kang-in melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke gawang, namun kiper Republik Ceko itu melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola menjauh dari area berbahaya.
Aksi tersebut menjadi momen penting karena Korea Selatan mulai meningkatkan intensitas serangan. Republik Ceko juga harus menghadapi sejumlah situasi bola mati yang cukup merepotkan, termasuk skema sepak pojok pendek Korea pada menit ke-15 yang nyaris menghasilkan peluang bersih. Namun lini pertahanan Ceko mampu mengantisipasinya dengan baik.
Meski lebih sering berada dalam tekanan, tim asuhan Republik Ceko mampu bertahan dengan disiplin dan menjaga gawangnya tetap aman hingga turun minum. Kovář menjadi sosok yang paling menonjol berkat sejumlah aksi penting di bawah mistar.
Sejak awal pertandingan, Republik Ceko mencoba memainkan pendekatan langsung dengan mengandalkan bola-bola panjang ke area sayap. Strategi tersebut membuat laga berjalan cukup fisik pada menit-menit awal, sementara Korea Selatan berusaha membangun serangan dengan lebih sabar melalui kombinasi umpan pendek.
Ancaman pertama yang benar-benar berbahaya ke gawang Ceko datang pada menit ke-12. Kesalahan Štěpán Chaloupek hampir dimanfaatkan Korea Selatan setelah Lee Kang-in dan Lee Jae-sung membangun serangan cepat yang berujung peluang bagi Son Heung-min. Beruntung bagi Republik Ceko, upaya sang kapten Korea masih melambung.
Baca juga: Son Heung-min Nyaris Pecah Kebuntuan, Korea Selatan Tampil Lebih Berbahaya dari Republik Ceko
Dua menit kemudian, Kovář menunjukkan kualitasnya. Lee Kang-in melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke gawang, namun kiper Republik Ceko itu melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola menjauh dari area berbahaya.
Aksi tersebut menjadi momen penting karena Korea Selatan mulai meningkatkan intensitas serangan. Republik Ceko juga harus menghadapi sejumlah situasi bola mati yang cukup merepotkan, termasuk skema sepak pojok pendek Korea pada menit ke-15 yang nyaris menghasilkan peluang bersih. Namun lini pertahanan Ceko mampu mengantisipasinya dengan baik.