Kisah di Balik Layar Barcelona Membujuk Salah Satu Talenta Muda Terbaik Afrika Untuk Memilih La Masia
Sururi al faruq
Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:37 WIB
Kisah di Balik Layar Barcelona Membujuk Salah Satu Talenta Muda Terbaik Afrika Untuk Memilih La Masia
LANGIT7.ID-Spanyol; Salah satu perwakilan Barcelona yang paling mengejutkan di Piala Dunia FIFA 2026 yang sedang berlangsung adalah pemain muda asal Mesir, Hamza Abdelkarim, yang menerima panggilan tak terduga ke turnamen tersebut.
Pindahnya striker berusia 18 tahun itu ke Barcelona bukan sekadar perekrutan akademi biasa. Ini adalah operasi yang panjang dan sulit, yang hampir gagal sebelum akhirnya terlaksana.
Menurut SPORT, Barcelona mempercepat ketertarikan mereka selama Piala Dunia U-20 pada Oktober 2025.
Striker asal Mesir itu tampil sangat baik di turnamen tersebut, dan kepala scouting Barca, Joao Amaral, adalah sosok yang sangat gigih mendorong kesepakatan ini.
Deco juga memainkan peran penting. Direktur olahraga tersebut secara pribadi membantu meyakinkan sang pemain bahwa Barcelona adalah tempat terbaik baginya untuk melanjutkan karier.
Klub memaparkan proyek olahraga mereka kepadanya. Hamza sudah menjadi bagian dari tim utama Al Ahly, sebuah pencapaian besar untuk pemain yang saat itu masih berusia 17 tahun.
Barcelona menjelaskan dengan gamblang bahwa dia tidak akan langsung masuk ke tim utama, tetapi akan memiliki jalur pengembangan melalui struktur klub.
Pindahnya striker berusia 18 tahun itu ke Barcelona bukan sekadar perekrutan akademi biasa. Ini adalah operasi yang panjang dan sulit, yang hampir gagal sebelum akhirnya terlaksana.
Menurut SPORT, Barcelona mempercepat ketertarikan mereka selama Piala Dunia U-20 pada Oktober 2025.
Striker asal Mesir itu tampil sangat baik di turnamen tersebut, dan kepala scouting Barca, Joao Amaral, adalah sosok yang sangat gigih mendorong kesepakatan ini.
Deco juga memainkan peran penting. Direktur olahraga tersebut secara pribadi membantu meyakinkan sang pemain bahwa Barcelona adalah tempat terbaik baginya untuk melanjutkan karier.
Klub memaparkan proyek olahraga mereka kepadanya. Hamza sudah menjadi bagian dari tim utama Al Ahly, sebuah pencapaian besar untuk pemain yang saat itu masih berusia 17 tahun.
Barcelona menjelaskan dengan gamblang bahwa dia tidak akan langsung masuk ke tim utama, tetapi akan memiliki jalur pengembangan melalui struktur klub.