Tiga Skenario Masa Depan Menghadapi Guncangan Ekonomi Global Bagi Negara OKI
Lusi mahgriefie
Rabu, 17 Juni 2026 - 13:05 WIB
Seminar Islamic Economic Outlook 2026: Scenario and Strategic Option for Regional Crisis di Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah menimbulkan guncangan ekonomi global, terutama bagi negara-negara anggota Organisation of Islamic Cooperation (OIC) atau Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Tiga skenario masa depan perlu disiapkan.
Melalui pendekatan Innovation Megatrends Framework, DinarStandard sebuah perusahaan riset strategi pertumbuhan dan manajemen eksekusi global yang berbasis di New York City, mengembangkan sejumlah skenario yang dapat terjadi dalam beberapa tahun mendatang.
Analisis dilakukan dengan menggabungkan faktor geopolitik, kondisi ekonomi, perkembangan teknologi, serta wawancara dengan para ekonom senior dan lembaga internasional.
Dalam Seminar Islamic Economic Outlook 2026: Scenario and Strategic Option for Regional Crisis, para ekonom dan analis membahas berbagai kemungkinan skenario serta strategi yang dapat ditempuh pemerintah dan dunia usaha untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian.
Skenario 1: Gencatan senjata-New Normal
Merupakan skenario dengan tingkat gangguan paling rendah adalah "Ceasefire – New Normal", yaitu ketika pihak-pihak yang berkonflik mencapai gencatan senjata dan tercipta keseimbangan baru dalam hubungan Iran dengan negara-negara Gulf Cooperation Council (GCC) atau Dewan Kerja Sama Teluk maupun Amerika Serikat.
Dalam kondisi tersebut, hubungan ekonomi kawasan diperkirakan mengalami penataan ulang menuju sistem yang lebih multipolar. Kerja sama energi antara Iran, Rusia, dan China juga berpotensi semakin kuat.
Melalui pendekatan Innovation Megatrends Framework, DinarStandard sebuah perusahaan riset strategi pertumbuhan dan manajemen eksekusi global yang berbasis di New York City, mengembangkan sejumlah skenario yang dapat terjadi dalam beberapa tahun mendatang.
Analisis dilakukan dengan menggabungkan faktor geopolitik, kondisi ekonomi, perkembangan teknologi, serta wawancara dengan para ekonom senior dan lembaga internasional.
Dalam Seminar Islamic Economic Outlook 2026: Scenario and Strategic Option for Regional Crisis, para ekonom dan analis membahas berbagai kemungkinan skenario serta strategi yang dapat ditempuh pemerintah dan dunia usaha untuk menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian.
Skenario 1: Gencatan senjata-New Normal
Merupakan skenario dengan tingkat gangguan paling rendah adalah "Ceasefire – New Normal", yaitu ketika pihak-pihak yang berkonflik mencapai gencatan senjata dan tercipta keseimbangan baru dalam hubungan Iran dengan negara-negara Gulf Cooperation Council (GCC) atau Dewan Kerja Sama Teluk maupun Amerika Serikat.
Dalam kondisi tersebut, hubungan ekonomi kawasan diperkirakan mengalami penataan ulang menuju sistem yang lebih multipolar. Kerja sama energi antara Iran, Rusia, dan China juga berpotensi semakin kuat.