Kemenag : Pesantren Harus Bisa Jadi Mercusuar bagi Pembangunan Bangsa
Muhammad rifai akif
Kamis, 21 Oktober 2021 - 08:02 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada pagelaran wayang di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Foto : Kemenag
Kementerian Agama meriahkan peringatan Hari Santri 2021 dengan Pagelaran Wayang bertajuk Semar Bangun Pesantren yang digelar secara hybrid di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (20/10/2021), kemarin.
"Mudah-mudahan gelaran wayang malam ini menjadi inspirasi bagi anak-anak muda bangsa Indonesia, bahwa kita memiliki budaya, nilai-nilai tradisi, dan nilai-nilai keagamaan yang selalu membimbing masyarakat, dan ini perlu dilestarikan," kata Menag Yaqut.
Gus Yaqut menyampaikan, gelaran wayang ini bagian dari suka cita Kemenag akan peran penting santri yang turut memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Baca juga : Hari Santri 22 Oktober, Kemenag Gelar Wayang Virtual
"Santri harus percaya diri. Karena, Santri bisa jadi presiden, wakil presiden, menteri, bupati, dan bisa jadi apa saja. Selamat hari santri, semoga benar-benar menjadi inspirasi," tutup Gus Yaqut.
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Muhammad Ali Ramdhani mengatakan tokoh Semar dalam wayang, bisa menjadi sosok sebagai kyai yang membangun pesantren. Pesantren tidak hanya sebagai menara gading yang indah, elok dipandnag, namun harus bisa sebagai mercusuar yang dibutuhkan bangsa untuk pembangunan bangsa.
"Agama, dakwah, dan budaya sebagai satu nafas dalam membangun peradaban. Agama lebih manusiawi dengan tampilan kearifan lokal," kata Ali Ramdhani.
"Mudah-mudahan gelaran wayang malam ini menjadi inspirasi bagi anak-anak muda bangsa Indonesia, bahwa kita memiliki budaya, nilai-nilai tradisi, dan nilai-nilai keagamaan yang selalu membimbing masyarakat, dan ini perlu dilestarikan," kata Menag Yaqut.
Gus Yaqut menyampaikan, gelaran wayang ini bagian dari suka cita Kemenag akan peran penting santri yang turut memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Baca juga : Hari Santri 22 Oktober, Kemenag Gelar Wayang Virtual
"Santri harus percaya diri. Karena, Santri bisa jadi presiden, wakil presiden, menteri, bupati, dan bisa jadi apa saja. Selamat hari santri, semoga benar-benar menjadi inspirasi," tutup Gus Yaqut.
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag Muhammad Ali Ramdhani mengatakan tokoh Semar dalam wayang, bisa menjadi sosok sebagai kyai yang membangun pesantren. Pesantren tidak hanya sebagai menara gading yang indah, elok dipandnag, namun harus bisa sebagai mercusuar yang dibutuhkan bangsa untuk pembangunan bangsa.
"Agama, dakwah, dan budaya sebagai satu nafas dalam membangun peradaban. Agama lebih manusiawi dengan tampilan kearifan lokal," kata Ali Ramdhani.