Sinner Mulai Pertahankan Gelar Wimbledon, Sabalenka Incar Gelar Pertama, Djokovic Masih Optimistis
Sururi al faruq
Senin, 29 Juni 2026 - 07:45 WIB
Sinner Mulai Pertahankan Gelar Wimbledon, Sabalenka Incar Gelar Pertama, Djokovic Masih Optimistis
LANGIT7.ID-London; Tanpa kehadiran rival sekaligus juara Wimbledon dua kali, Carlos Alcaraz, Sinner menjadi unggulan yang paling potensial tahun ini. Meski masih ada Novak Djokovik dan Alexanfer Zverev yang juga memiliki peluang. Namun petenis Italia itu mungkin harus menghadapi cuaca panas dan kurangnya persiapan dirinya sendiri saat ia berusaha mempertahankan gelarnya.
Wimbledon dimulai pada Senin (29/6/2026), dengan juara bertahan Jannik Sinner yang memburu gelar Grand Slam kelima dan unggulan utama putri Aryna Sabalenka memburu gelar major pertamanya di tahun 2026.
Sinner yang menjadi unggulan teratas tahun ini, memang tidak mudah. Petenis Italia itu harus menghadapi cuaca panas dan kurangnya persiapan dirinya sendiri saat ia berusaha mempertahankan gelarnya.
Setelah kekalahan di babak kedua French Open dari posisi hampir menang ketika ia mengalami kram di kondisi terik, pemain berusia 24 tahun itu melewatkan turnamen pemanasan jelang grand slam lapangan rumput ini.
Ia mengatakan hal ini justru bisa menguntungkannya, menjelang laga pembukaannya melawan petenis Serbia Miomir Kecmanovic pada Senin.
"Jika Anda memainkan turnamen sebelum di sini, mungkin hasilnya tidak sesuai keinginan Anda, Anda datang ke sini dengan keraguan," katanya kepada wartawan pada Sabtu.
"Jika Anda tidak memainkan turnamen apa pun, Anda tidak memiliki keraguan itu, Anda hanya bermain."
Wimbledon dimulai pada Senin (29/6/2026), dengan juara bertahan Jannik Sinner yang memburu gelar Grand Slam kelima dan unggulan utama putri Aryna Sabalenka memburu gelar major pertamanya di tahun 2026.
Sinner yang menjadi unggulan teratas tahun ini, memang tidak mudah. Petenis Italia itu harus menghadapi cuaca panas dan kurangnya persiapan dirinya sendiri saat ia berusaha mempertahankan gelarnya.
Setelah kekalahan di babak kedua French Open dari posisi hampir menang ketika ia mengalami kram di kondisi terik, pemain berusia 24 tahun itu melewatkan turnamen pemanasan jelang grand slam lapangan rumput ini.
Ia mengatakan hal ini justru bisa menguntungkannya, menjelang laga pembukaannya melawan petenis Serbia Miomir Kecmanovic pada Senin.
"Jika Anda memainkan turnamen sebelum di sini, mungkin hasilnya tidak sesuai keinginan Anda, Anda datang ke sini dengan keraguan," katanya kepada wartawan pada Sabtu.
"Jika Anda tidak memainkan turnamen apa pun, Anda tidak memiliki keraguan itu, Anda hanya bermain."