Piala Dunia 2026
Yassine Bounou Jadi Tembok Maroko, Penyelamatan Penalti Summerville Antar Atlas Lions ke Babak 16 Besar
Nabil
Selasa, 30 Juni 2026 - 10:58 WIB
Penjaga Gawang Maroko Yassine Bounou merayakan kemenangan atas Belanda. (Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Yassine Bounou kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu kiper terbaik di panggung internasional. Penjaga gawang Timnas Maroko itu tampil tenang di momen-momen krusial dan menjadi salah satu aktor utama keberhasilan Atlas Lions menyingkirkan Timnas Belanda pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Bounou memang harus memungut bola dari gawangnya saat Cody Gakpo membawa Belanda unggul pada babak kedua. Namun, ia tidak kehilangan ketenangan dan terus menjaga peluang Maroko untuk bangkit hingga pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah 120 menit.
Saat laga ditentukan lewat adu penalti, pengalaman Bounou kembali berbicara. Setelah kedua tim saling bergantian mencetak gol dan gagal memanfaatkan peluang, momen penting datang ketika Crysencio Summerville maju sebagai eksekutor Belanda.
Bounou membaca arah tendangan dengan tepat dan menepis bola menggunakan tangan kirinya. Penyelamatan tersebut menjadi titik balik yang mengubah jalannya adu penalti sekaligus membuka jalan bagi Maroko untuk meraih kemenangan.
Kesempatan itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Ismael Saibari. Gelandang Maroko tersebut sukses menjalankan tugas sebagai penendang terakhir dan memastikan Atlas Lions menang 3-2 dalam adu penalti.
Penampilan gemilang Bounou tidak hanya terlihat pada babak adu penalti. Sepanjang pertandingan, ia juga beberapa kali menggagalkan peluang Belanda, termasuk menepis tembakan keras Micky van de Ven pada babak pertama yang nyaris membawa Oranje unggul lebih cepat.
Baca juga: Maroko Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti, Saibari Jadi Pahlawan Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia
Bounou memang harus memungut bola dari gawangnya saat Cody Gakpo membawa Belanda unggul pada babak kedua. Namun, ia tidak kehilangan ketenangan dan terus menjaga peluang Maroko untuk bangkit hingga pertandingan berakhir imbang 1-1 setelah 120 menit.
Saat laga ditentukan lewat adu penalti, pengalaman Bounou kembali berbicara. Setelah kedua tim saling bergantian mencetak gol dan gagal memanfaatkan peluang, momen penting datang ketika Crysencio Summerville maju sebagai eksekutor Belanda.
Bounou membaca arah tendangan dengan tepat dan menepis bola menggunakan tangan kirinya. Penyelamatan tersebut menjadi titik balik yang mengubah jalannya adu penalti sekaligus membuka jalan bagi Maroko untuk meraih kemenangan.
Kesempatan itu dimanfaatkan dengan sempurna oleh Ismael Saibari. Gelandang Maroko tersebut sukses menjalankan tugas sebagai penendang terakhir dan memastikan Atlas Lions menang 3-2 dalam adu penalti.
Penampilan gemilang Bounou tidak hanya terlihat pada babak adu penalti. Sepanjang pertandingan, ia juga beberapa kali menggagalkan peluang Belanda, termasuk menepis tembakan keras Micky van de Ven pada babak pertama yang nyaris membawa Oranje unggul lebih cepat.
Baca juga: Maroko Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti, Saibari Jadi Pahlawan Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia