LANGIT7.ID-, Manchester -
Andy Burnham, kandidat terdepan untuk menjadi
perdana menteri Inggris berikutnya berjanji akan memberi otonomi lebih besar kepada daerah-daerah, apabila dirinya terpilih.
Burnham dalam pidato di Manchester, tempat ia menghabiskan sembilan tahun sebagai walikota memaparkan visi kebijakannya.
Ia menjanjikan disiplin fiskal dan berjanji untuk mengurangi tagihan kesejahteraan Inggris yang membengkak, setelah sebelumnya berupaya menenangkan pasar dengan berkomitmen pada batas pinjaman pemerintah saat ini.
"Pertumbuhan tidak bisa diperintahkan dari atas ke bawah. Sebaliknya, hal itu hanya bisa dipupuk dari bawah ke atas," ujar Burnham mengutip
AlJazeera, Selasa (30/6/2026).
Menurutnya, jika pemerintah daerah saja tidak mampu memperbaiki jalan berlubang, bagaimana mungkin mereka bisa mewujudkan program regenerasi besar untuk memacu pertumbuhan.
Ia memaparkan rencana 10 tahun untuk mewujudkan "pertumbuhan berkualitas di setiap wilayah", di sebuah negara tempat kekayaan dan kekuasaan terkonsentrasi di London dan wilayah selatan Inggris.
Baca juga: Pernyataan Resmi Andy Burnham Terkait Isu Bakal Gantikan Keir Starmer sebagai Perdana Menteri InggrisAndy Burnham merupakan kandidat terdepan untuk menjadi perdana menteri Inggris, menggantikan Keir Starmer. Setidaknya, hingga kini Burnham merupakan satu-satunya kandidat dalam pemilihan pemimpin Partai Buruh. Jika tidak ada yang menantangnya, ia akan menjabat sebagai perdana menteri paling lambat tanggal 20 Juli.
Burnham memenangkan pemilihan sela pada 18 Juni untuk kembali menduduki kursi parlemen. Ia dilantik pada 22 Juni, hari yang sama saat Starmer mengumumkan akan mundur begitu penggantinya terpilih.
Meskipun dinilai lebih karismatik dibandingkan Starmer, Burnham akan menghadapi tantangan politik dan ekonomi yang sama, termasuk perekonomian yang lesu, layanan publik yang terbengkalai, serta tekanan akibat tingginya biaya hidup.
Ia akan terikat pada platform yang mengantarkan Partai Buruh terpilih pada tahun 2024, termasuk janji untuk tidak menaikkan pajak bagi para pekerja.
Seperti negara-negara NATO lainnya, Inggris juga berada di bawah tekanan untuk meningkatkan belanja pertahanan secara drastis guna menghadapi Rusia yang semakin agresif dan Amerika Serikat yang kurang dapat diandalkan.
Baca juga: Andy Burnham Disebut sebagai Kandidat Kuat Pengganti PM Inggris Keir StarmerRencana investasi pertahanan pemerintah yang telah lama dinanti diperkirakan akan dirilis sebelum KTT NATO di Turki pada tanggal 7 dan 8 Juli. Penerus Starmer diharapkan akan tetap mematuhi komitmen-komitmen yang tercantum dalam rencana tersebut.
Burnham Menuai KritikBurnham menuai kritik dari para pengamat politik dan pemimpin oposisi dari Partai Konservatif, Kemi Badenoch, karena menolak menjawab pertanyaan apa pun setelah pidatonya.
"Dia tidak punya rencana selain menyuruh para wali kota untuk membereskannya sendiri," ujar Badenoch.
Ia menambahkan, apabila Burnham ingin terpilih menjadi pemimpin maka ia harus bersikap seperti pemimpin.
"Jika dia ingin menjadi pemimpin negara kita, sudah saatnya dia mulai bersikap layaknya seorang pemimpin," imbuh Badenoch.
(lsi)