Issa Diop Jadi Man of the Match, Tegaskan Semua Kemenangan Milik Allah SWT
Esti setiyowati
Selasa, 30 Juni 2026 - 16:18 WIB
Issa Diop Jadi Man of the Match, Tegaskan Semua Kemenangan Milik Allah SWT. Foto: Ilmfeed
Bek Maroko, Issa Diop, tampil gemilang saat menghadapi Belanda dalam laga yang berakhir dengan kemenangan Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Penampilan solidnya di lini pertahanan sekaligus kontribusinya dalam jalannya pertandingan membuat Diop terpilih sebagai Man of the Match.
Dalam laga tersebut, Diop juga mencatat momen penting sebagai pemain yang menyumbangkan gol pertama ke gawang lawan, sebelum akhirnya Maroko memastikan kemenangan lewat adu penalti.
Usai pertandingan, Diop menegaskan bahwa hasil yang diraih timnya bukanlah pencapaian individu, melainkan buah kerja sama seluruh skuad.
Baca juga: Ngumoha Man of The Match Tinggalkan Skuad Inggris setelah Memberikan Kesan Mendalam
Dalam wawancara yang dikutip dari unggahan Ilmfeed Instagram, ia menyampaikan pesan yang menekankan nilai kebersamaan dan spiritualitas.
“Kami adalah negara Muslim, umat Muslim, jadi ini bukan tentang individu atau orang per orang, ini semua tentang Tuhan, dan kami hanya akan bersyukur kepada Tuhan,” ujar Diop, Selasa (30/6/2026).
Ia juga menambahkan bahwa kemenangan dalam sepak bola, menurutnya, harus selalu ditempatkan dalam perspektif yang lebih luas.
Dalam laga tersebut, Diop juga mencatat momen penting sebagai pemain yang menyumbangkan gol pertama ke gawang lawan, sebelum akhirnya Maroko memastikan kemenangan lewat adu penalti.
Usai pertandingan, Diop menegaskan bahwa hasil yang diraih timnya bukanlah pencapaian individu, melainkan buah kerja sama seluruh skuad.
Baca juga: Ngumoha Man of The Match Tinggalkan Skuad Inggris setelah Memberikan Kesan Mendalam
Dalam wawancara yang dikutip dari unggahan Ilmfeed Instagram, ia menyampaikan pesan yang menekankan nilai kebersamaan dan spiritualitas.
“Kami adalah negara Muslim, umat Muslim, jadi ini bukan tentang individu atau orang per orang, ini semua tentang Tuhan, dan kami hanya akan bersyukur kepada Tuhan,” ujar Diop, Selasa (30/6/2026).
Ia juga menambahkan bahwa kemenangan dalam sepak bola, menurutnya, harus selalu ditempatkan dalam perspektif yang lebih luas.