Jejak Perjuangan Ali Khamenei Menorehkan Sejarah: Pemimpin Revolusi, Kemandirian dan Suara Bangsa Tertindas
Lusi mahgriefie
Jum'at, 10 Juli 2026 - 15:21 WIB
Jejak Perjuangan Ali Khamenei Menorehkan Sejarah: Pemimpin Revolusi, Kemandirian dan Suara Bangsa Tertindas
Ali Khamenei merupakan sosok yang memberi inspirasi besar dalam sejarah modern. Khususnya bagi rakyat Iran maupun dunia, Khamenei mewarisi perjuangan, kemandirian dan perlawanan yang akan terus dikenang.
Nama Ali Khamenei dikenal sebagai seorang politikus dan ulama Syiah Iran yang menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran dari tahun 1989, hingga pembunuhannya pada tahun 2026.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai presiden Iran dari tahun 1981 hingga 1989.
Khamenei memulai menutut ilmu dan memulai perjuangan melawan kezaliman pada 1960-an hingga 1970-an. Ia sangat aktif berjuang melawan Dinasti Pahlavi hingga pemerintah Pahlavi menangkapnya enam kali, karena dianggap mengancam keberadaan rezim saat itu.
Pada tahun 1979, Khamenei berdiri di garis depan Revolusi Islam Bersama Imam Khomeini (ra) dan juga rakyat Iran hingga berbuah kemenangan. Dinasti Pahlavi pun runtuh.
Khamenei kemudian menjadi anggota Dewan Revolusi, Imam Salat Jumat Teheran, dan Wakil Menteri Pertahanan. Lalu ia menjadi wakil Teheran di Majelis Permusyawaratan Islam untuk satu periode, dan terpilih sebagai Presiden Iran pada tahun 1981. Jabatan ini didapuk Khamenei hingga dua periode.
Baca juga:Iran Tutup Masa Berkabung Nasional dengan Pemakaman Ayatollah Khamenei
Nama Ali Khamenei dikenal sebagai seorang politikus dan ulama Syiah Iran yang menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran dari tahun 1989, hingga pembunuhannya pada tahun 2026.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai presiden Iran dari tahun 1981 hingga 1989.
Khamenei memulai menutut ilmu dan memulai perjuangan melawan kezaliman pada 1960-an hingga 1970-an. Ia sangat aktif berjuang melawan Dinasti Pahlavi hingga pemerintah Pahlavi menangkapnya enam kali, karena dianggap mengancam keberadaan rezim saat itu.
Pada tahun 1979, Khamenei berdiri di garis depan Revolusi Islam Bersama Imam Khomeini (ra) dan juga rakyat Iran hingga berbuah kemenangan. Dinasti Pahlavi pun runtuh.
Khamenei kemudian menjadi anggota Dewan Revolusi, Imam Salat Jumat Teheran, dan Wakil Menteri Pertahanan. Lalu ia menjadi wakil Teheran di Majelis Permusyawaratan Islam untuk satu periode, dan terpilih sebagai Presiden Iran pada tahun 1981. Jabatan ini didapuk Khamenei hingga dua periode.
Baca juga:Iran Tutup Masa Berkabung Nasional dengan Pemakaman Ayatollah Khamenei