Nasihat Pernikahan Syafiq Basalamah ke Menantu: Bimbing Istrimu dengan Kelembutan
Esti setiyowati
Jum'at, 10 Juli 2026 - 15:57 WIB
Nasihat Pernikahan Syafiq Basalamah ke Menantu: Terima Istrimu dengan Ikhlas. Foto: Instagram
Momen akad nikah putriUstadz Syafiq Riza Basalamah, Khaula, dengan Muhammad Rizky Naufel Al-Tway pada Rabu (8/7/2026) di Jember, Jawa Timur, menyita perhatian publik. Selain prosesi ijab kabul yang berlangsung khidmat dengan maskawin berupa uang tunai sebesar 100 dolar AS, pesan menyentuh yang disampaikan Syafiq Basalamah kepada sang menantu menjadi sorotan di media sosial.
Video prosesi tersebut diunggah melalui akun Instagram resmi Ustadz Syafiq Basalamah. Dalam prosesi akad, Syafiq Basalamah bertindak sebagai wali nikah putrinya.
Baca juga: Beri Nasihat Pernikahan Thariq-Aaliyah, Habib Ja'far: Sama-Sama Bergerak Menuju Allah SWT
Seusai ijab kabul, ia menyampaikan nasihat yang sarat makna kepada menantunya tentang bagaimana memperlakukan seorang istri dalam kehidupan rumah tangga.
"Putri kami tercinta bukanlah wanita yang sempurna. Sejak kecil, kami membesarkan dan mendidiknya dengan segenap cinta, doa, dan air mata. Namun, bagaimanapun kami berupaya, ia tetaplah seorang wanita," ucap Syafiq di hadapan para tamu undangan.
Ia berharap agar sang menantu kelak tidak berusaha mengubah karakter istrinya dengan cara memaksa. Dalam pesannya, Syafiq mengutip makna hadis tentang perempuan yang diciptakan dari tulang rusuk, sehingga menurutnya seorang suami hendaknya membimbing istri dengan kelembutan, bukan dengan paksaan.
"Engkau, suaminya, tidak akan pernah bisa meluruskannya dengan paksaan. Sebab jika engkau memaksanya tegak, ia akan patah. Maka pahamilah dan terimalah setiap kekurangan yang ada pada putri kami," tuturnya.
Video prosesi tersebut diunggah melalui akun Instagram resmi Ustadz Syafiq Basalamah. Dalam prosesi akad, Syafiq Basalamah bertindak sebagai wali nikah putrinya.
Baca juga: Beri Nasihat Pernikahan Thariq-Aaliyah, Habib Ja'far: Sama-Sama Bergerak Menuju Allah SWT
Seusai ijab kabul, ia menyampaikan nasihat yang sarat makna kepada menantunya tentang bagaimana memperlakukan seorang istri dalam kehidupan rumah tangga.
"Putri kami tercinta bukanlah wanita yang sempurna. Sejak kecil, kami membesarkan dan mendidiknya dengan segenap cinta, doa, dan air mata. Namun, bagaimanapun kami berupaya, ia tetaplah seorang wanita," ucap Syafiq di hadapan para tamu undangan.
Ia berharap agar sang menantu kelak tidak berusaha mengubah karakter istrinya dengan cara memaksa. Dalam pesannya, Syafiq mengutip makna hadis tentang perempuan yang diciptakan dari tulang rusuk, sehingga menurutnya seorang suami hendaknya membimbing istri dengan kelembutan, bukan dengan paksaan.
"Engkau, suaminya, tidak akan pernah bisa meluruskannya dengan paksaan. Sebab jika engkau memaksanya tegak, ia akan patah. Maka pahamilah dan terimalah setiap kekurangan yang ada pada putri kami," tuturnya.