Masjid Ainul Hikmah di Kompleks DPP Golkar Usung Filosofi Beringin
Fajar adhitya
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 12:25 WIB
Masjid Ainul Himah di Kompleks DPP Golkar. (Foto: Istimewa).
Masjid Ainul Hikmah di Kompleks DPP Golkar baru saja diresmikan. Rumah ibadah ini mengusung konsep filosopi pohon beringin yang juga menjadi logo partai.
Filosofi Pohon Beringin dipilih dalam rancangan Arsitektur Masjid Ainul Hikmah di Komplek Kantor DPP Partai Golkar. Gubahan bentuk massa bangunan berupa bentuk persegi menyiratkan bentuk pohon beringin yang padat dan solid.
Bangunan masjid memiliki lantai utama dan lantai mezanin. Terdapat selasar pada tiga sisi lantai utama yang berfungsi sebagai ruangan penerima.
Karakter dan ciri khas pohon beringin yang memiliki akar yang menjuntai sampai menyentuh tanah ini, diekspresikan ke dalam rancangan arsitektural bentuk fasad yang berupa deretan pilar.
Sebanyak 44 pilar yang berderet dan mengelilingi selubung masjid ini, menyiratkan makna yang diambil dari Asmaul Husna yang ke 44 artinya Yang Maha Mengabulkan.
“Makna ini memberikan pesan kepada seluruh kader Partai Golkar yang berdoa di Masjid ini, untuk mengharapkan ridho dari Allah SWT dalam memperjuangkan aspirasi konstituennya,” ujar Her Pramtama, arsitek Masjid Ainul Hikmah dalam keterangan pers.
Deratan pilar dengan bentuk membesar dibagian atas dan mengecil dibagian bawah menyiratkan bentuk akar pohon beringin yang menjuntai kebawah. Ini memiliki makna agar jamaah yang beribadah di masjid ini untuk senantiasa selalu ingat asal usul manusia yang diciptakan dari tanah.
Filosofi Pohon Beringin dipilih dalam rancangan Arsitektur Masjid Ainul Hikmah di Komplek Kantor DPP Partai Golkar. Gubahan bentuk massa bangunan berupa bentuk persegi menyiratkan bentuk pohon beringin yang padat dan solid.
Bangunan masjid memiliki lantai utama dan lantai mezanin. Terdapat selasar pada tiga sisi lantai utama yang berfungsi sebagai ruangan penerima.
Karakter dan ciri khas pohon beringin yang memiliki akar yang menjuntai sampai menyentuh tanah ini, diekspresikan ke dalam rancangan arsitektural bentuk fasad yang berupa deretan pilar.
Sebanyak 44 pilar yang berderet dan mengelilingi selubung masjid ini, menyiratkan makna yang diambil dari Asmaul Husna yang ke 44 artinya Yang Maha Mengabulkan.
“Makna ini memberikan pesan kepada seluruh kader Partai Golkar yang berdoa di Masjid ini, untuk mengharapkan ridho dari Allah SWT dalam memperjuangkan aspirasi konstituennya,” ujar Her Pramtama, arsitek Masjid Ainul Hikmah dalam keterangan pers.
Deratan pilar dengan bentuk membesar dibagian atas dan mengecil dibagian bawah menyiratkan bentuk akar pohon beringin yang menjuntai kebawah. Ini memiliki makna agar jamaah yang beribadah di masjid ini untuk senantiasa selalu ingat asal usul manusia yang diciptakan dari tanah.