home global news

Ekonomi Tarakan Tumbuh 5,02 Persen, Askrindo Gandeng Apindo Kaltara Perkuat Perlindungan Bisnis

Jum'at, 17 Juli 2026 - 16:05 WIB
(Dok: Askrindo)
LANGIT7.ID-Jakarta; Pertumbuhan ekonomi Kota Tarakan menjadi salah satu momentum yang mendorong penguatan perlindungan bagi dunia usaha. Di tengah potensi pengembangan berbagai sektor ekonomi di Kalimantan Utara, PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo menilai pelaku usaha memerlukan instrumen mitigasi risiko yang kuat agar ekspansi bisnis dapat berjalan lebih aman.

Direktur Bisnis Askrindo Budhi Novianto mengatakan Kalimantan Utara, khususnya Kota Tarakan, sedang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang positif dengan peluang pembangunan di sektor hilirisasi industri, perdagangan, logistik, infrastruktur, hingga pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI).

Menurutnya, Kota Tarakan sebagai gerbang ekonomi Kalimantan Utara juga memiliki aktivitas perdagangan yang tinggi sehingga membutuhkan ekosistem usaha yang tangguh untuk mendukung perluasan kapasitas usaha.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan, perekonomian Kota Tarakan pada 2025 tumbuh 5,02 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi berasal dari sektor tersier sebesar 7,38 persen, sedangkan dari sisi pengeluaran tertinggi dicapai oleh komponen Konsumsi Akhir Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 5,81 persen.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) Branch Office Tarakan menjalin kerja sama pemanfaatan asuransi umum dengan Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalimantan Utara. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai pemanfaatan asuransi umum dan suretyship guna mendukung perlindungan risiko bisnis sekaligus meningkatkan daya saing anggota Apindo di Kalimantan Utara.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Branch Manager Office Askrindo Tarakan Bagas Pradigdo bersama Ketua DPP Apindo Kalimantan Utara Peter Setiawan di Kota Tarakan. Kerja sama ini disebut menjadi tonggak penting dalam menghadirkan solusi perlindungan bagi iklim investasi di provinsi termuda di Indonesia tersebut.

Budhi mengatakan Askrindo ingin memastikan para pelaku usaha dan anggota Apindo di Kalimantan Utara memiliki fondasi yang kuat dalam menghadapi ketidakpastian bisnis.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya