Masjid Bisa Jadi Fondasi Pengembangan Pusat Halal Indonesia
Fajar adhitya
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 19:20 WIB
Masjid bisa jadi fondasi pengembangan pusat halal Indonesia. (Foto: Istimewa).
Masjid bisa menjadi fondasi pengembangan pusat halal Indonesia. MUI lewat Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat (KPEU) terus mengupayakan kedaulatan ekonomi berbasis syariah.
Ketua KPEU MUI, KH Nuruzzaman menyebut masjid dapat menjadi fondasi pengembangan pusat halal (halal hub) Indonesia.
Ada dua pendekatan yang dilakukan dalam mengembalikan kedaulatan dan kemandirian ekonomi, yakni pembukaan kawasan industri halal dan pembentukan komunitas ekonomi kerakyatan. Dua pendekatan ini akan dijalankan dengan menerapkan konsep society 5.0.
“Kenapa kita memulai halal hubnya dari masjid? Karena itu kekuatan besar yang dibangun Rasulullah ketika membangun peradaban,” kata Nuruzzaman dalam webinar “Mendorong Kebangkitan Ekonomi Umat di Era Pandemi Melalui Kawasan Industri Halal UMKM 5.0 di Nusa Tenggara Barat” dilihat Jumat (22/10/2021).
Ketua Koperasi Demi Umat ini mengatakan, potensi dana sosial keagamaan di Indonesia saja bisa mencapai Rp 6.000 triliun. Di luar itu ada potensi zakat, infaq, dan sedekah yang bernilai ratusan triliun. Sayangnya, potensi dana umat ini belum dikelola optimal.
Kunci keberhasilan pengembangan halal hub berbasis masjid ada pada kaderisasi takmir dan pemuda masjid. Karenanya, MUI juga menyertakan program Kaderisasi SDM Halal 5.0 untuk pemuda yang aktif di masjid berdasar rekomendasi DKM.
“Mereka mendapatkan pendidikan digital leadership learning. Kami beasiswai anak muda supaya mereka mendapatkan manfaat dari gerakan masjid,” ujar dia.
Ketua KPEU MUI, KH Nuruzzaman menyebut masjid dapat menjadi fondasi pengembangan pusat halal (halal hub) Indonesia.
Ada dua pendekatan yang dilakukan dalam mengembalikan kedaulatan dan kemandirian ekonomi, yakni pembukaan kawasan industri halal dan pembentukan komunitas ekonomi kerakyatan. Dua pendekatan ini akan dijalankan dengan menerapkan konsep society 5.0.
“Kenapa kita memulai halal hubnya dari masjid? Karena itu kekuatan besar yang dibangun Rasulullah ketika membangun peradaban,” kata Nuruzzaman dalam webinar “Mendorong Kebangkitan Ekonomi Umat di Era Pandemi Melalui Kawasan Industri Halal UMKM 5.0 di Nusa Tenggara Barat” dilihat Jumat (22/10/2021).
Ketua Koperasi Demi Umat ini mengatakan, potensi dana sosial keagamaan di Indonesia saja bisa mencapai Rp 6.000 triliun. Di luar itu ada potensi zakat, infaq, dan sedekah yang bernilai ratusan triliun. Sayangnya, potensi dana umat ini belum dikelola optimal.
Kunci keberhasilan pengembangan halal hub berbasis masjid ada pada kaderisasi takmir dan pemuda masjid. Karenanya, MUI juga menyertakan program Kaderisasi SDM Halal 5.0 untuk pemuda yang aktif di masjid berdasar rekomendasi DKM.
“Mereka mendapatkan pendidikan digital leadership learning. Kami beasiswai anak muda supaya mereka mendapatkan manfaat dari gerakan masjid,” ujar dia.