Penetrasi Asuransi Syariah Masih di Bawah 1 Persen, Prudential Syariah Siapkan Tiga Strategi Besar untuk Garap Peluang
Tim langit 7
Kamis, 23 Juli 2026 - 11:17 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Ruang pertumbuhan industri asuransi jiwa syariah di Indonesia masih terbuka lebar. Dengan tingkat penetrasi yang masih berada di bawah 1 persen, Prudential Syariah menilai peluang memperluas perlindungan bagi masyarakat masih sangat besar.
Untuk memanfaatkan peluang tersebut, perusahaan menyiapkan tiga fokus utama. Langkah pertama adalah memperkuat inovasi layanan berbasis teknologi, termasuk mempercepat proses klaim melalui dukungan kecerdasan buatan (AI) serta penguatan platform digital PRUServices.
Fokus berikutnya diarahkan pada penguatan produk dan jaringan distribusi agar semakin relevan dan terjangkau. Upaya itu dilakukan melalui penguatan kemitraan bancassurance bersama BSI sekaligus meningkatkan kualitas tenaga pemasar agar berperan sebagai trusted advisor bagi nasabah.
Selain itu, Prudential Syariah juga akan memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai bagian dari strategi memperbesar jangkauan perlindungan kepada masyarakat.
Di tengah langkah tersebut, perusahaan mencatatkan kinerja positif sepanjang kuartal I-2026. Total pendapatan kontribusi mencapai Rp1,05 triliun, sementara total aset tumbuh 19 persen secara year-on-year menjadi Rp8 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja tersebut turut memperkuat posisi Prudential Syariah sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia dengan pangsa pasar sekitar 25 persen pada kuartal I-2026.
Penguatan posisi itu juga diikuti raihan tiga penghargaan di tingkat nasional maupun internasional, yakni International Sharia Life Insurer of the Year pada Insurance Asia Awards 2026, Sharia Life Insurance Market Leaders pada Insurance Market Leaders Award 2026, serta Perusahaan Asuransi Jiwa Syariah Terbaik di Semua Kelas Aset pada Anugerah Asuransi Indonesia 2026.
Untuk memanfaatkan peluang tersebut, perusahaan menyiapkan tiga fokus utama. Langkah pertama adalah memperkuat inovasi layanan berbasis teknologi, termasuk mempercepat proses klaim melalui dukungan kecerdasan buatan (AI) serta penguatan platform digital PRUServices.
Fokus berikutnya diarahkan pada penguatan produk dan jaringan distribusi agar semakin relevan dan terjangkau. Upaya itu dilakukan melalui penguatan kemitraan bancassurance bersama BSI sekaligus meningkatkan kualitas tenaga pemasar agar berperan sebagai trusted advisor bagi nasabah.
Selain itu, Prudential Syariah juga akan memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah sebagai bagian dari strategi memperbesar jangkauan perlindungan kepada masyarakat.
Di tengah langkah tersebut, perusahaan mencatatkan kinerja positif sepanjang kuartal I-2026. Total pendapatan kontribusi mencapai Rp1,05 triliun, sementara total aset tumbuh 19 persen secara year-on-year menjadi Rp8 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja tersebut turut memperkuat posisi Prudential Syariah sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia dengan pangsa pasar sekitar 25 persen pada kuartal I-2026.
Penguatan posisi itu juga diikuti raihan tiga penghargaan di tingkat nasional maupun internasional, yakni International Sharia Life Insurer of the Year pada Insurance Asia Awards 2026, Sharia Life Insurance Market Leaders pada Insurance Market Leaders Award 2026, serta Perusahaan Asuransi Jiwa Syariah Terbaik di Semua Kelas Aset pada Anugerah Asuransi Indonesia 2026.