home lifestyle muslim

Muhammadiyah Gandeng Jepang, Perkuat Layanan Hemodialisis hingga Perawatan Lansia

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:42 WIB
Muhammadiyah Gandeng Jepang, Perkuat Layanan Hemodialisis hingga Perawatan Lansia. Foto: Pexels.
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyahmenjalin kemitraan strategis dengan Kaikoukai Healthcare Corporation, penyedia layanan kesehatan asal Jepang, untuk memperkuat layanan kesehatan di Indonesia. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan President of Kaikoukai Healthcare Corporation Tetsuya Yamada pada Sabtu (18/7/2026) lalu.

Baca juga: Dinilai Tidak Likuid dan Berfokus pada Sektor Riil, Investasi Muhammadiyah Berisiko Tinggi

Kerja sama jangka panjang ini mencakup empat bidang utama, yakni pengembangan layanan hemodialisis, pengelolaan rumah sakit modern, pengembangan fasilitas perawatan lansia, serta perluasan program internasional.

Haedar Nashir mengatakan kemitraan ini sejalan dengan strategi Muhammadiyah dalam memperkuat ketahanan kesehatan nasional. Menurutnya, kedekatan historis serta kesamaan nilai budaya antara Indonesia dan Jepang menjadi modal penting untuk menghadirkan layanan kesehatan berstandar global.

"Kerja sama ini akan memberikan manfaat bagi program-program strategis Muhammadiyah dalam membangun kesehatan bangsa," ujar Haedar seperti dikutip dari laman muhammadiyah.or.id, Kamis (23/7/2026).

Salah satu fokus utama kerja sama adalah pengembangan layanan hemodialisis. Kaikoukai membawa teknologi cuci darah yang telah diterapkan di jaringan rumah sakitnya di Tokyo dan Nagoya untuk meningkatkan penanganan pasien gagal ginjal, khususnya akibat komplikasi diabetes melitus.

Tetsuya Yamada menyebut tingkat kelangsungan hidup pasien yang menjalani terapi hemodialisis di Kaikoukai selama lebih dari lima tahun mencapai lebih dari 70 persen. Ia berharap kerja sama ini tidak hanya memperkuat sektor kesehatan, tetapi juga mempererat hubungan Indonesia dan Jepang.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya