Buat Konten Edukasi Itu Gampang, Ini yang Harus Dilakukan
Muhammad rifai akif
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 20:07 WIB
Konten edukasi atau berbasis skill menjadi salah satu konten dengan pertumbuhan paling cepat. Foto : LANGIT7/iStock
Konten edukasi atau berbasis skill menjadi salah satu konten dengan pertumbuhan paling cepat di beberapa aplikasi video singkat. Saat ini banyak bermunculan konten edukasi yang inspiratif dan informatif yang diproduksi konten kreator dari berbagai latar belakang dan profesi.
Banyak orang mengira membuat konten edukasi sangat sulit. Namun bagi sejumlah kreator hal tersebut bukan sesuatu yang mustahil. Agar bisa menghasilkan konten yang informatif dan edukatif, sejumlah konten kreator membagikan tips yang bermanfaat bagi pengguna dan masyarakat umum.
Berikut beberapa tips yang berhasil dikumpulkan dari para top kreator TikTok di bidang edukasi :
Tentukan ciri khas konten sesuai dengan passion dan skill
Untuk menentukan konten apa yang bisa menjadi ciri khas kita, para kreator menyarankan untuk menyesuaikannya dengan apa yang kita kuasai atau gemari. Dengan begitu, konten yang dihasilkan pun bisa lebih akurat dan bermanfaat.
“Menghasilkan konten sesuai skill kita juga akan membantu kita untuk tidak kehabisan ide, karena masih seputar apa yang kita sukai atau yang kita jalani sehari-hari,” kata Erika Richardo, kreator yang konsisten mengunggah konten seputar hobi melukisnya.
Baca juga : Himasal Dorong Santri Garap Konten Dakwah Digital
Banyak orang mengira membuat konten edukasi sangat sulit. Namun bagi sejumlah kreator hal tersebut bukan sesuatu yang mustahil. Agar bisa menghasilkan konten yang informatif dan edukatif, sejumlah konten kreator membagikan tips yang bermanfaat bagi pengguna dan masyarakat umum.
Berikut beberapa tips yang berhasil dikumpulkan dari para top kreator TikTok di bidang edukasi :
Tentukan ciri khas konten sesuai dengan passion dan skill
Untuk menentukan konten apa yang bisa menjadi ciri khas kita, para kreator menyarankan untuk menyesuaikannya dengan apa yang kita kuasai atau gemari. Dengan begitu, konten yang dihasilkan pun bisa lebih akurat dan bermanfaat.
“Menghasilkan konten sesuai skill kita juga akan membantu kita untuk tidak kehabisan ide, karena masih seputar apa yang kita sukai atau yang kita jalani sehari-hari,” kata Erika Richardo, kreator yang konsisten mengunggah konten seputar hobi melukisnya.
Baca juga : Himasal Dorong Santri Garap Konten Dakwah Digital