Mau Usaha Lancar dan Dagangan Laku? Jalani 5 Amalan Ini
Muhammad rifai akif
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 10:25 WIB
Usaha lancar dan berjalan stabil menjadi keinginan setiap pengusaha dalam menjalani bisnisnya. Foto : LANGIT7/iStock
Setiap pengusaha pastinya memiliki harapan usaha yang dirintisnya bisa berjalan lancar dan memperoleh keuntungan. Untuk merealisasikan harapan tersebut membutuhan usaha dan doa yang tiada henti.
Salah satu usaha yang dibangun dari nol, jenama pakaian muslim anak-anak Takua pun tak henti dalam berusaha dan memanjatkan doa. Di masa pandemi COVID-19 ini, seizin Allah SWT, usaha ini dalam kondisi relatif stabil. Terbukti dari angka penjualan yang tetap stabil, di luar penjualan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri, di angka 200-300 set setiap pekannya.
Keberhasilan bisnis pasangan ini tak lepas dari amalan dan doa yang rutin dipanjatkan dalam menjalani usaha pakaian muslim ini. Berikut amalan yang selalu dilakukan oleh Sulaiman Effendi dan Iin Muthoharoh :
1. Mengurus orang tua yang sakit.
Dari sekian banyak anak, kami berinisiatif meminta kesediaan orang tua tinggal dengan kami untuk dirawat.
2. Bangun shubuh dan tidak pernah tidur lagi.
Kami yakin karena rejeki itu adanya di pagi hari, maka kami sepakat untuk tidak tidur lagi setelah sholat shubuh.
Salah satu usaha yang dibangun dari nol, jenama pakaian muslim anak-anak Takua pun tak henti dalam berusaha dan memanjatkan doa. Di masa pandemi COVID-19 ini, seizin Allah SWT, usaha ini dalam kondisi relatif stabil. Terbukti dari angka penjualan yang tetap stabil, di luar penjualan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri, di angka 200-300 set setiap pekannya.
Keberhasilan bisnis pasangan ini tak lepas dari amalan dan doa yang rutin dipanjatkan dalam menjalani usaha pakaian muslim ini. Berikut amalan yang selalu dilakukan oleh Sulaiman Effendi dan Iin Muthoharoh :
1. Mengurus orang tua yang sakit.
Dari sekian banyak anak, kami berinisiatif meminta kesediaan orang tua tinggal dengan kami untuk dirawat.
2. Bangun shubuh dan tidak pernah tidur lagi.
Kami yakin karena rejeki itu adanya di pagi hari, maka kami sepakat untuk tidak tidur lagi setelah sholat shubuh.