home community

Perkuat Ukhuwah, Da’wah Sinergy Summit 2026 Resmi Digelar di Lampung

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 11:11 WIB
Ketua Panitia Dawah Sinergy Summit 2026, Ustaz Aldi Afrian, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya silaturahmi besar ini. Foto: Istimewa.
Gelaran Da'wah Sinergy Summit 2026 resmi dibuka dengan penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Acara yang mempertemukan berbagai pimpinan serta elemen lembaga dakwah ini menjadi momentum krusial untuk menyatukan tekad dan memperluas manfaat dakwah di tengah dinamika masyarakat.

Ketua Panitia Da'wah Sinergy Summit 2026, Ustaz Aldi Afrian, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya silaturahmi besar ini. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut lahir dari rasa kerisauan bersama terhadap maraknya persoalan keagamaan di berbagai daerah, mulai dari isu pemurtadan hingga munculnya aliran-aliran menyimpang.

"Acara ini sebetulnya dipicu oleh kerisauan kita bersama. Ada laporan dari daerah-daerah, banyak sekali aliran-aliran menyimpang, baik di tingkat nasional maupun lokal. Bahkan ada yang mengaku nabi dan uniknya tetap ada pengikutnya. Kerisauan-kerisauan inilah yang menyebabkan kita akhirnya bergerak bersama," ujar Ustaz Aldi Afrian di Hotel G Syariah, Rajabasa, Lampung, Sabtu (1/8/2026).

Ia menambahkan, ancaman terhadap akidah dan ukhuwah Islamiyah di lapangan bergerak secara masif dan terstruktur. Menanggapi fenomena tersebut, berbagai ormas dan lembaga Islam seperti Dewan Da'wah, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Muhammadiyah, Persatuan Islam (Persis), Nahdlatul Ulama (NU), Hidayatullah, serta elemen dakwah lainnya sepakat untuk duduk bersama dan menyatukan langkah.

Baca Juga:Kiai Didin Minta Edukasi Bahaya LGBT Masuk Kurikulum Sekolah hingga Kampus

Ustaz Aldi menggarisbawahi bahwa simbol kebersamaan antarorganisasi Islam memiliki dampak yang sangat besar untuk meredam potensi konflik di tingkat akar rumput (grassroots). Menurutnya, persatuan para pimpinan sudah cukup untuk membentengi umat dari upaya pemecahbelahan.

"Kalau pimpinan organisasi sudah duduk bersama, walau hanya sekadar ngopi dan foto bersama lalu disebarkan, insyaallah di bawah aman. Umat tidak akan mau diadu domba kalau melihat pimpinannya rukun. Minimal, kebersamaan kita ini sudah menggentarkan pihak-pihak yang ingin memecah belah," tegasnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya