home edukasi & pesantren

Milad Ke-65, UIKA Bogor Ajak Warga Peduli Pendidikan Tinggi

Sabtu, 01 Agustus 2026 - 16:15 WIB
Milad Ke-65, UIKA Bogor Ajak Warga Peduli Pendidikan Tinggi
Rangkaian peringatan Milad ke-65 Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor berlangsung meriah di Taman Ekspresi Sempur, Kota Bogor, pada Sabtu (1/8/2026). Lewat agenda bertajuk Fun Day, perguruan tinggi swasta tersebut tidak sekadar memperingati usia perjalanan sejarahnya, melainkan juga mengedukasi publik mengenai pentingnya pemerataan akses pendidikan perguruan tinggi.‎‎Kegiatan diawali sejak pukul 06.00 WIB dengan aksi jalan sehat dari kompleks Balai Kota Bogor menuju Sempur. Ratusan peserta yang terdiri dari jajaran pimpinan kampus, mahasiswa, alumni, hingga warga umum berjalan berdampingan bersama jajaran pimpinan daerah Kota Bogor, termasuk Wali Kota Dedie A. Rachim dan Wakil Wali Kota Jenal Mutaqin.‎‎Setibanya di lokasi utama, panitia menyajikan beragam fasilitas layanan masyarakat seperti bazar UMKM, aksi donor darah, pertunjukan seni, hingga pameran inovasi dari tiap fakultas. Pengunjung yang hadir dapat memanfaatkannya untuk berkonsultasi mengenai penerimaan mahasiswa baru, informasi jalur beasiswa, maupun mengenal lebih dalam ekosistem akademik UIKA Bogor.‎‎Rektor UIKA Bogor, Prof Dr Endin Mujahidin, menegaskan bahwa momentum usianya yang ke-65 ini diabadikan untuk memperkuat komitmen perguruan tinggi dalam membantu menaikkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia.‎‎"Pertama, kami bersyukur kepada Allah SWT karena UIKA dari tahun ke tahun terus berkembang. Kedua, melalui kegiatan ini kami ingin menggugah kepedulian masyarakat terhadap pendidikan tinggi. Bangsa ini akan maju apabila pendidikan tingginya juga maju," ungkap Prof Endin Mujahidin.‎‎Sebagai perwujudan konkret dari semangat inklusivitas tersebut, UIKA secara resmi meluncurkan Program Orang Tua Asuh Mahasiswa. Program ini memfasilitasi partisipasi alumni, donatur, dan masyarakat umum dalam menanggung biaya kuliah mahasiswa kurang mampu agar tidak terputus di tengah jalan.‎‎"Kami mulai meluncurkan Program Orang Tua Asuh yang peduli terhadap pendidikan tinggi. Harapannya, mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi tetap dapat menyelesaikan studinya. Ketika mereka berhasil lulus, mereka akan memiliki peluang yang lebih besar untuk meraih masa depan yang lebih baik," jelas Rektor UIKA.‎‎Ia menambahkan bahwa kemajuan kualitas SDM sebuah bangsa sangat tergantung pada sinergi erat antara sivitas akademika, pemerintah daerah, dan pelaku usaha.‎‎Senada dengan hal tersebut, Ketua Ikatan Alumni (IKA) UIKA Bogor yang juga mengemban amanat sebagai anggota DPRD Kota Bogor, Safrudin Bima, menguraikan peran historis para pendiri kampus yang membesarkan UIKA dengan nilai-nilai daya juang dan militansi tinggi.‎‎"UIKA dibangun dengan militansi yang sangat kuat. Para pendirinya adalah tokoh-tokoh hebat yang berjuang untuk kemajuan bangsa melalui pendidikan. Hari ini kita melihat UIKA terus tumbuh menjadi kampus yang semakin maju," tutur Safrudin Bima.‎‎Safrudin juga mengapresiasi terobosan kampus yang tidak menuntut biaya tinggi dari seluruh kalangan, melainkan membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat kurang mampu melalui ketersediaan jalur bantuan pendidikan.‎‎"Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat dan pemerintah bahwa UIKA adalah kampus yang unggul dengan berbagai program beasiswa. Pendidikan tinggi tidak boleh hanya dinikmati oleh mereka yang memiliki kemampuan ekonomi, tetapi juga harus dapat diakses oleh masyarakat dari kalangan kurang mampu," paparnya.‎‎Lebih lanjut, Safrudin menggarisbawahi kehangatan momen silaturahmi lintas generasi yang terbangun sepanjang gelaran Fun Day tersebut. "Saya senang bisa bertemu kembali dengan teman-teman alumni, dosen, serta adik-adik mahasiswa. Jadi ini bukan sekadar jalan sehat, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan keluarga besar UIKA," imbuhnya.‎‎Melalui kemasan kegiatan yang interaktif dan humanis ini, UIKA Bogor menegaskan kembali posisinya sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap isu sosial masyarakat, sekaligus menjadi tempat bertumbuhnya generasi muda berkualitas unggul di Indonesia.
(zhd)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya