Badiklat PP Persis Gelar ToT Angkatan IV untuk Perkuat Kaderisasi
Ahmad zuhdi
Sabtu, 08 Agustus 2026 - 07:16 WIB
Wakil Kepala Badiklat Kader PP Persis, Ustaz Wahyu AS, menegaskan pentingnya kedudukan seorang instruktur dalam sistem perjuangan organisasi. Foto: Istimewa.
Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kader Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) secara resmi membuka Training of Trainers (ToT) Angkatan IV pada Jumat (7/8/2026). Perhelatan ini digelar sebagai langkah strategis untuk melahirkan instruktur yang profesional, berintegritas, dan siap mengawal kesinambungan kaderisasi di tubuh organisasi.
Ketua Panitia Pelaksana, Ustaz Ilham Maulana menyatakan bahwa ToT ini dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas teknis maupun substansi para calon instruktur. Pelatihan ini juga membangun kolaborasi dengan berbagai bagian otonom di lingkungan Persis.
“Inti dari pelaksanaan ToT angkatan keempat ini adalah melahirkan instruktur-instruktur Persis yang kompeten dan berintegritas, yang siap terjun dalam setiap aktivitas proses kaderisasi di Persatuan Islam," ujar Ustaz Ilham dalam sambutannya di gedung BBPPMPV Pertanian, Kabupaten Cianjur.
"Maka dalam ToT ini tidak hanya melatih how to deliver, tapi juga meningkatkan kemampuan what to deliver, terkait dengan penguatan materi-materi pelatihan kompetensi dasar, khususnya jenjang Tafhim. Termasuk berkolaborasi dengan bagian otonom, seperti Persistri, Hima Persis, Pemuda Persis, dan Pemudi Persis,” sambungnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Badiklat Kader PP Persis, Ustaz Wahyu AS, menegaskan pentingnya kedudukan seorang instruktur dalam sistem perjuangan organisasi. Menurutnya, profesi trainer merupakan amanah besar yang bertugas membentuk manusia, menyalakan semangat, menguatkan karakter, serta menggerakkan perubahan.
Baca Juga:Ketua DPRD DKI Dorong Pemuda Persis Fokus Kaderisasi dan Keilmuan
"Menjadi seorang trainer atau instruktur bukanlah sekadar mampu berbicara di depan kelas. Bukan pula sekadar menguasai materi atau piawai membuat presentasi. Seorang trainer adalah pembentuk manusia. Ia menyalakan semangat, membangun cara berpikir, menguatkan karakter, dan menggerakkan perubahan," tutur Wahyu.
Ketua Panitia Pelaksana, Ustaz Ilham Maulana menyatakan bahwa ToT ini dirancang khusus untuk meningkatkan kapasitas teknis maupun substansi para calon instruktur. Pelatihan ini juga membangun kolaborasi dengan berbagai bagian otonom di lingkungan Persis.
“Inti dari pelaksanaan ToT angkatan keempat ini adalah melahirkan instruktur-instruktur Persis yang kompeten dan berintegritas, yang siap terjun dalam setiap aktivitas proses kaderisasi di Persatuan Islam," ujar Ustaz Ilham dalam sambutannya di gedung BBPPMPV Pertanian, Kabupaten Cianjur.
"Maka dalam ToT ini tidak hanya melatih how to deliver, tapi juga meningkatkan kemampuan what to deliver, terkait dengan penguatan materi-materi pelatihan kompetensi dasar, khususnya jenjang Tafhim. Termasuk berkolaborasi dengan bagian otonom, seperti Persistri, Hima Persis, Pemuda Persis, dan Pemudi Persis,” sambungnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Badiklat Kader PP Persis, Ustaz Wahyu AS, menegaskan pentingnya kedudukan seorang instruktur dalam sistem perjuangan organisasi. Menurutnya, profesi trainer merupakan amanah besar yang bertugas membentuk manusia, menyalakan semangat, menguatkan karakter, serta menggerakkan perubahan.
Baca Juga:Ketua DPRD DKI Dorong Pemuda Persis Fokus Kaderisasi dan Keilmuan
"Menjadi seorang trainer atau instruktur bukanlah sekadar mampu berbicara di depan kelas. Bukan pula sekadar menguasai materi atau piawai membuat presentasi. Seorang trainer adalah pembentuk manusia. Ia menyalakan semangat, membangun cara berpikir, menguatkan karakter, dan menggerakkan perubahan," tutur Wahyu.