Syailendra Luncurkan ETF Syariah Emas XSGO di BEI, Investor Ritel Bisa Mulai Rp100 Ribuan
Tim langit 7
Senin, 10 Agustus 2026 - 14:28 WIB
(Dok: Ilustrasi Langit7.id)
LANGIT7.ID-Jakartal Investor ritel kini memiliki pilihan lain untuk mendapatkan eksposur terhadap emas melalui instrumen yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). PT Syailendra Capital meluncurkan Reksa Dana Syariah Syailendra ETF Sharia Gold (XSGO).
Salah satu jalur akses XSGO tersedia melalui pasar sekunder dengan minimum transaksi satu lot atau 100 unit. Nilai transaksinya sekitar Rp100.000, sehingga akses investor ritel relatif lebih terjangkau.
Skema tersebut berbeda dengan transaksi XSGO di pasar primer. Melalui PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai dealer partisipan, minimum transaksi ditetapkan setara 500 gram emas atau sekitar Rp1,5 miliar, dengan asumsi harga emas Rp3 juta per gram.
Perbedaan mekanisme tersebut membuat XSGO dapat diakses melalui dua jalur. Di pasar sekunder, investor dapat membelinya melalui perusahaan efek atau broker, sedangkan pasar primer menggunakan mekanisme pembelian melalui dealer partisipan.
Selain nominal transaksi, struktur harga menjadi bagian lain yang ditawarkan XSGO. Syailendra menyebut spread harga beli dan jual emas dalam struktur ETF ini diupayakan berada pada kisaran 2%–3% berdasarkan harga acuan Pegadaian.
Kisaran tersebut lebih rendah dibandingkan spread emas digital maupun emas fisik yang dapat mencapai 7%–9%.
Chief Executive Officer Syailendra Capital Fajar R. Hidajat mengatakan produk tersebut ditujukan untuk memberikan alternatif investasi emas yang lebih mudah bagi investor.
Salah satu jalur akses XSGO tersedia melalui pasar sekunder dengan minimum transaksi satu lot atau 100 unit. Nilai transaksinya sekitar Rp100.000, sehingga akses investor ritel relatif lebih terjangkau.
Skema tersebut berbeda dengan transaksi XSGO di pasar primer. Melalui PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai dealer partisipan, minimum transaksi ditetapkan setara 500 gram emas atau sekitar Rp1,5 miliar, dengan asumsi harga emas Rp3 juta per gram.
Perbedaan mekanisme tersebut membuat XSGO dapat diakses melalui dua jalur. Di pasar sekunder, investor dapat membelinya melalui perusahaan efek atau broker, sedangkan pasar primer menggunakan mekanisme pembelian melalui dealer partisipan.
Selain nominal transaksi, struktur harga menjadi bagian lain yang ditawarkan XSGO. Syailendra menyebut spread harga beli dan jual emas dalam struktur ETF ini diupayakan berada pada kisaran 2%–3% berdasarkan harga acuan Pegadaian.
Kisaran tersebut lebih rendah dibandingkan spread emas digital maupun emas fisik yang dapat mencapai 7%–9%.
Chief Executive Officer Syailendra Capital Fajar R. Hidajat mengatakan produk tersebut ditujukan untuk memberikan alternatif investasi emas yang lebih mudah bagi investor.