home global news

Prabowo: 1.000 Tambang Ilegal di Babel Ditutup, Keuntungan PT Timah Melonjak 9 Kali Lipat

Jum'at, 14 Agustus 2026 - 19:21 WIB
Prabowo: 1.000 Tambang Ilegal di Babel Ditutup, Keuntungan PT Timah Melonjak 9 Kali Lipat
Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa pemerintah telah menutup sekira 1.000 tambang timah illegal di Bangka Belitung, pada akhir tahun 2025. Dampaknya, terjadi lonjakan profit pada PT Timah Tbk (TINS) hingga sembilan kali lipat dibanding periode yang sama, di tahun lalu.

Prabowo menyampaikan bahwa PT Timah berhasil meraup keuntungan hingga sebesar Rp 2,7 triliun dalam 6 bulan di tahun 2026 ini, atau melesat 804,7% usai penutupan tambang illegal tersebut.

"Akhir tahun lalu, kita telah tutup 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung. Saudara-saudara, artinya naik 900 persen," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD dalam rangka HUT ke-81 RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/8/2026).

Pada momen yang sama, Prabowo mengatakan, pemerintah juga terus melakukan pembenahan terhadap perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya. Hasilnya, sejumlah perusahaan menunjukkan perbaikan signifikan.

Baca juga:Presiden Prabowo Ungkap Kerugian Negara Akibat Tambang Ilegal Capai Rp 300 T

Prabowo menyoroti laba BUMN dimana pada tahun 2024 telah dikoreksi menjadi Rp 186 triliun, dengan dividen sebesar Rp 85,5 triliun. kKemudian setelah serangkaian perbaikan, keuntungan BUMN pada 2025 mencapai Rp 326 triliun atau naik 75,3% dibandingkan 2024. "326 triliun Rupiah ini adalah keuntungan tanpa permainan angka," ujarnya.

Dividen BUMN yang disetorkan pada 2025 tercatat Rp 142,3 triliun, naik 67% dari tahun sebelumnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya