Pemerintah Dorong Transformasi Koperasi Modern
Mahmuda attar hussein
Senin, 25 Oktober 2021 - 11:38 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama para ulama. Foto: airlanggahartartoofficial
Koperasi pada masa pandemi mengalami berbagai kendala dalam menjalankan usahanya. Sebagian besar di antaranya mengalami pengembalian pinjaman yang terganggu, penuruan omzet, penarikan simpanan, penundaan Rapat Anggota Tahunan, dan kendala lainnya.
Selain itu, pengembangan koperasi juga memiliki tantangan sendiri. Sehingga perlu dilakukan upaya penguatan peran koperasi.
Seperti pengelolaan manajemen kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM koperasi, penggunaan teknologi dan sistem informasi, baik dalam manajemen koperasi maupun dalam menjalankan usahanya, serta perlunya pembinaan, pendampingan dan kemitraan.
Hal itu diyakini dapat terwujud melalui modernisasi koperasi. Adapun target pertumbuhan koperasi modern pada 2024 sebanyak 500 unit koperasi.
Baca juga: Era Digital, Menko Perekonomian: Digitalisasi Koperasi Jadi Peluang Emas
Untuk mencapai target tersebut, sekaligus menghadapi tantangan pengembangan koperasi, beberapa strategi yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya Kementerian Koperasi dan UKM. Di antaranya melalui koperasi berbasis inclusive closed loop yang dikembangkan sebagai koperasi “Multi Pihak”.
Di mana fokus koperasi nantinya bergerak di sektor riil, pembiayaan, amalgamasi yaitu merger sesama koperasi dan merger dengan unit usaha koperasi, serta upaya digitalisasi.
Selain itu, pengembangan koperasi juga memiliki tantangan sendiri. Sehingga perlu dilakukan upaya penguatan peran koperasi.
Seperti pengelolaan manajemen kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM koperasi, penggunaan teknologi dan sistem informasi, baik dalam manajemen koperasi maupun dalam menjalankan usahanya, serta perlunya pembinaan, pendampingan dan kemitraan.
Hal itu diyakini dapat terwujud melalui modernisasi koperasi. Adapun target pertumbuhan koperasi modern pada 2024 sebanyak 500 unit koperasi.
Baca juga: Era Digital, Menko Perekonomian: Digitalisasi Koperasi Jadi Peluang Emas
Untuk mencapai target tersebut, sekaligus menghadapi tantangan pengembangan koperasi, beberapa strategi yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya Kementerian Koperasi dan UKM. Di antaranya melalui koperasi berbasis inclusive closed loop yang dikembangkan sebagai koperasi “Multi Pihak”.
Di mana fokus koperasi nantinya bergerak di sektor riil, pembiayaan, amalgamasi yaitu merger sesama koperasi dan merger dengan unit usaha koperasi, serta upaya digitalisasi.