home global news

BMKG: Terjadi 2.768 Gempa Susulan di NTT, Kondisi Akan Stabil 2-3 Minggu ke Depan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:36 WIB
Foto: go-kepri
Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah terjadi 2.768 gempa bumi susulan, menyusul gempa utama berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Total gempa bumi susulan hingga tanggal 19 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB atau 06.00 WITA, sebanyak 2.768 kejadian. Magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 1,1," kata Kepala BMKG Stasiun Geofisika Arief Tyasmata di Kupang, dilansir Antara, Rabu (19/8/2026).

Arief menambahkan, dari total gempa susulan tersebut, sebanyak 24 kejadian memiliki magnitudo di atas 5, sementara 81 gempa susulan dirasakan oleh masyarakat. Menurut Arief, aktivitas gempa susulan hingga kini masih menunjukkan kondisi yang fluktuatif. Berdasarkan grafik peluruhan gempa, BMKG belum melihat pola penurunan aktivitas yang jelas.

"Dari grafik peluruhan masih fluktuatif dan belum terlihat jelas pola peluruhannya," ujarnya.

Baca juga:Bukan Hanya Iran, Negara-negara Ini Juga Tawarkan Bantuan Pascagempa NTT

Dia menjelaskan bahwa untuk kembali ke kondisi stabil, masih harus menunggu aktivitas gempa susulan berakhir dengan estimasi waktu sekira dua hingga tiga minggu ke depan. "Estimasi sekitar dua sampai tiga minggu ke depan akan stabil," katanya.

Hingga kini, lanjut dia, BMKG terus memantau perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah Flores dan sekitarnya serta mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya