home global news

Serangan Israel Tewaskan 9 Warga Palestina di Pos Polisi Gaza, Upaya Gencatan Senjata Kembali Buntu

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:06 WIB
(Dok: Ilustrasi Langit7.id)
LANGIT7.ID-Jakarta; Sembilan warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah kantor polisi di Gaza pada Rabu, menurut petugas medis. Serangan itu terjadi dua hari setelah utusan Amerika Serikat Jared Kushner mengakhiri kunjungannya ke kawasan tersebut tanpa berhasil mendorong kemajuan rencana Donald Trump untuk mengakhiri perang di wilayah Gaza.

Petugas medis dan sumber kepolisian mengatakan sejumlah polisi, termasuk beberapa pejabat berpangkat tinggi, berada di antara korban tewas. Kementerian Dalam Negeri Gaza menyebut lokasi yang diserang merupakan markas kepolisian kota. Sebanyak 15 orang lainnya terluka dalam serangan tersebut.

Pada Rabu sebelumnya, serangan udara Israel lainnya menghantam kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah dan menewaskan seorang warga Palestina, menurut petugas medis. Dengan demikian, sedikitnya 10 orang tewas dalam serangkaian serangan Israel di Gaza sepanjang Rabu.

Militer Israel mengatakan serangan di Nuseirat menargetkan seorang militan Hamas. Namun, militer Israel belum memberikan komentar mengenai serangan terhadap kantor polisi tersebut.

Upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata juga masih menemui jalan buntu.

Pada akhir Juli, sempat muncul tanda-tanda terobosan ketika Presiden Trump mengumumkan bahwa Hamas menerima sebuah peta jalan yang mencakup penonaktifan senjata kelompok militan Palestina tersebut secara bertahap, seiring penarikan pasukan Israel dari Gaza. Dalam rencana itu, operasi militer Israel di wilayah tersebut juga akan dihentikan.

Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak peta jalan tersebut. Koalisi pemerintahannya saat ini tertinggal dalam sejumlah jajak pendapat menjelang pemilu pada Oktober. Netanyahu bersikeras bahwa militer Israel hanya akan menarik pasukan setelah Hamas sepenuhnya melucuti senjatanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya