Khutbah Jumat: Mengisi Kemerdekaan NKRI dengan Nilai Islam
Ahmad zuhdi
Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:35 WIB
Khutbah Jumat: Mengisi Kemerdekaan NKRI dengan Nilai Islam
Khutbah Pertama
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الحَاضِرُونَ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ فَقَدْ فَازَ المُمُتَّقُونَ.
Jamaah Salat Jumat yang dimuliakan Allah SWT,
Mari kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Hiasilah hari yang mulia ini dengan rasa syukur atas nikmat terbesar yang Allah karuniakan kepada bangsa ini, yaitu nikmat kemerdekaan.
Saat ini, kita sedang duduk bersimpuh khusyuk di dalam rumah Allah, di atas tanah air Indonesia yang sejatinya tersiram oleh tetesan darah, keringat, dan air mata para pahlawan serta para syuhada. Bumi Nusantara ini berdiri kokoh karena pertolongan Allah yang memeluk pengorbanan jiwa dan raga para pejuang demi membebaskan anak cucunya dari cengkeraman penjajahan.
الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ. أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ لَا نَبِيَّ بَعْدَهُ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الحَاضِرُونَ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ فَقَدْ فَازَ المُمُتَّقُونَ.
Jamaah Salat Jumat yang dimuliakan Allah SWT,
Mari kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan menjalankan seluruh perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Hiasilah hari yang mulia ini dengan rasa syukur atas nikmat terbesar yang Allah karuniakan kepada bangsa ini, yaitu nikmat kemerdekaan.
Saat ini, kita sedang duduk bersimpuh khusyuk di dalam rumah Allah, di atas tanah air Indonesia yang sejatinya tersiram oleh tetesan darah, keringat, dan air mata para pahlawan serta para syuhada. Bumi Nusantara ini berdiri kokoh karena pertolongan Allah yang memeluk pengorbanan jiwa dan raga para pejuang demi membebaskan anak cucunya dari cengkeraman penjajahan.