FTUB Kukuhkan 28 Lulusan PPAr Angkatan ke-3, 14 Raih Predikat Cumlaude
Dwi sasongko
Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:09 WIB
(Dok: Humas UB)
LANGIT7.ID-Jakarta; Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FTUB) kembali mengukuhkan lulusan Program Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr) Angkatan ke-3 Departemen Arsitektur pada Rabu (19/8). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi 28 lulusan Program Reguler yang telah menyelesaikan pendidikan profesi dan siap melanjutkan perjalanan menuju praktik sebagai arsitek profesional. Dari jumlah tersebut, sebanyak 14 lulusan atau 50 persen berhasil meraih predikat dengan pujian (cumlaude).
Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, M.P., yang hadir mewakili Rektor Universitas Brawijaya. Turut hadir Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Nasional, Ar. Georgius Budi Yulianto, IAI., AA., jajaran pimpinan FTUB dan Departemen Arsitektur, dosen, orang tua & pendamping, serta para calon lulusan PPAr Angkatan ke-3. Kehadiran IAI Nasional sekaligus memperkuat keterhubungan pendidikan profesi di FTUB dengan dunia keprofesian arsitektur di Indonesia.
Dalam laporan kegiatan, Dekan FTUB Prof. Ir. Hadi Suyono, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., menjelaskan bahwa penyelenggaraan PPAr merupakan bentuk implementasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek. Regulasi tersebut mensyaratkan setiap arsitek yang berpraktik memiliki Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA) sebagai bukti legalitas keprofesian, yang menjadi salah satu persyaratan untuk memperoleh lisensi dan menjalankan praktik arsitektur secara sah dan profesional.
“PPAr di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya merupakan bentuk implementasi langsung dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek. Program ini kami selenggarakan untuk membekali peserta dengan kompetensi profesional sesuai standar pendidikan profesi dan ketentuan regulasi yang berlaku”, ujar Prof. Hadi dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).
Program PPAr FTUB mengadopsi skema pendidikan 4+1, yaitu empat tahun pendidikan Sarjana (S-1) Arsitektur dan satu tahun Pendidikan Profesi Arsitek. Skema tersebut dirancang untuk memenuhi kualifikasi pendidikan profesi sekaligus memberikan bekal kepada peserta sebelum melanjutkan tahapan pemenuhan persyaratan registrasi profesi arsitek.
Pada Angkatan ke-3 ini, 28 lulusan berasal dari sejumlah perguruan tinggi. Sebanyak 15 mahasiswa merupakan lulusan Universitas Brawijaya, empat dari Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, dua dari Universitas Kristen Petra Surabaya, serta masing-masing satu mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Katolik Soegijapranata, dan Universitas Merdeka Malang. Selain itu, terdapat tiga mahasiswa dari angkatan lanjutan tahun 2024.
Secara keseluruhan, pengukuhan Angkatan ke-3 ini menambah jumlah lulusan PPAr FTUB yang telah dikukuhkan menjadi 68 orang. Kehadiran para lulusan tersebut diharapkan dapat memperkuat kontribusi profesi arsitektur, baik melalui praktik profesional, pengembangan keilmuan maupun keterlibatan dalam pembangunan lingkungan binaan di tengah masyarakat.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, M.P., yang hadir mewakili Rektor Universitas Brawijaya. Turut hadir Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Nasional, Ar. Georgius Budi Yulianto, IAI., AA., jajaran pimpinan FTUB dan Departemen Arsitektur, dosen, orang tua & pendamping, serta para calon lulusan PPAr Angkatan ke-3. Kehadiran IAI Nasional sekaligus memperkuat keterhubungan pendidikan profesi di FTUB dengan dunia keprofesian arsitektur di Indonesia.
Dalam laporan kegiatan, Dekan FTUB Prof. Ir. Hadi Suyono, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., menjelaskan bahwa penyelenggaraan PPAr merupakan bentuk implementasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek. Regulasi tersebut mensyaratkan setiap arsitek yang berpraktik memiliki Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA) sebagai bukti legalitas keprofesian, yang menjadi salah satu persyaratan untuk memperoleh lisensi dan menjalankan praktik arsitektur secara sah dan profesional.
“PPAr di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya merupakan bentuk implementasi langsung dari Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek. Program ini kami selenggarakan untuk membekali peserta dengan kompetensi profesional sesuai standar pendidikan profesi dan ketentuan regulasi yang berlaku”, ujar Prof. Hadi dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).
Program PPAr FTUB mengadopsi skema pendidikan 4+1, yaitu empat tahun pendidikan Sarjana (S-1) Arsitektur dan satu tahun Pendidikan Profesi Arsitek. Skema tersebut dirancang untuk memenuhi kualifikasi pendidikan profesi sekaligus memberikan bekal kepada peserta sebelum melanjutkan tahapan pemenuhan persyaratan registrasi profesi arsitek.
Pada Angkatan ke-3 ini, 28 lulusan berasal dari sejumlah perguruan tinggi. Sebanyak 15 mahasiswa merupakan lulusan Universitas Brawijaya, empat dari Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, dua dari Universitas Kristen Petra Surabaya, serta masing-masing satu mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Katolik Soegijapranata, dan Universitas Merdeka Malang. Selain itu, terdapat tiga mahasiswa dari angkatan lanjutan tahun 2024.
Secara keseluruhan, pengukuhan Angkatan ke-3 ini menambah jumlah lulusan PPAr FTUB yang telah dikukuhkan menjadi 68 orang. Kehadiran para lulusan tersebut diharapkan dapat memperkuat kontribusi profesi arsitektur, baik melalui praktik profesional, pengembangan keilmuan maupun keterlibatan dalam pembangunan lingkungan binaan di tengah masyarakat.