AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Hezbollah, Hubungan dengan Iran Jadi Sorotan
Tim langit 7
Jum'at, 21 Agustus 2026 - 05:49 WIB
(Dok: Ilustrasi Langit7.id)
LANGIT7.ID-Jakarta; Amerika Serikat kembali menjatuhkan sanksi terhadap Hezbollah, termasuk menetapkan kembali kelompok tersebut terkait tindakannya atas nama pemerintah Iran. Langkah itu diumumkan Departemen Keuangan AS pada Kamis, sebagaimana disebut dalam pernyataan yang dilihat Reuters.
Departemen Keuangan AS menetapkan kembali Hezbollah sebagai pihak yang melakukan “layanan untuk rezim Iran di bawah komando Korps Garda Revolusi Islam Iran-Quds Force”.
Seorang pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan penetapan kembali tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa Hezbollah bertindak atas nama pemerintah Iran, khususnya Quds Force.
Hezbollah pertama kali ditetapkan AS sebagai Organisasi Teroris Asing pada 1997 dan kemudian masuk daftar Teroris Global yang Ditunjuk Secara Khusus pada 2001.
Hezbollah merupakan partai politik sekaligus kelompok bersenjata di Lebanon. Sanksi AS bertujuan mengganggu jaringan pendanaan dan mengisolasi pihak-pihak yang menjadi sasaran melalui pembekuan aset, larangan bagi bank untuk bertransaksi dengan entitas yang ditetapkan, serta pelarangan aliran barang, jasa, dan dukungan material.
Pejabat AS tersebut mengatakan langkah yang diumumkan pada Kamis tidak terkait dengan tindakan baru terhadap Iran yang sebelumnya telah dijanjikan pemerintah AS.
Presiden Donald Trump pada Rabu memperingatkan akan adanya konsekuensi ekonomi terhadap negara mana pun yang memberikan “bentuk bantuan apa pun kepada Iran”. Pernyataan itu disampaikan ketika Amerika Serikat berupaya menyelesaikan perang yang dimulainya bersama Israel hampir enam bulan lalu.
Departemen Keuangan AS menetapkan kembali Hezbollah sebagai pihak yang melakukan “layanan untuk rezim Iran di bawah komando Korps Garda Revolusi Islam Iran-Quds Force”.
Seorang pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan penetapan kembali tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa Hezbollah bertindak atas nama pemerintah Iran, khususnya Quds Force.
Hezbollah pertama kali ditetapkan AS sebagai Organisasi Teroris Asing pada 1997 dan kemudian masuk daftar Teroris Global yang Ditunjuk Secara Khusus pada 2001.
Hezbollah merupakan partai politik sekaligus kelompok bersenjata di Lebanon. Sanksi AS bertujuan mengganggu jaringan pendanaan dan mengisolasi pihak-pihak yang menjadi sasaran melalui pembekuan aset, larangan bagi bank untuk bertransaksi dengan entitas yang ditetapkan, serta pelarangan aliran barang, jasa, dan dukungan material.
Pejabat AS tersebut mengatakan langkah yang diumumkan pada Kamis tidak terkait dengan tindakan baru terhadap Iran yang sebelumnya telah dijanjikan pemerintah AS.
Presiden Donald Trump pada Rabu memperingatkan akan adanya konsekuensi ekonomi terhadap negara mana pun yang memberikan “bentuk bantuan apa pun kepada Iran”. Pernyataan itu disampaikan ketika Amerika Serikat berupaya menyelesaikan perang yang dimulainya bersama Israel hampir enam bulan lalu.