Dahnil Anzar Bantah Tuduhan Anak Mario Teguh Soal Vespa Bodong
Esti setiyowati
Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:22 WIB
Dahnil Anzar Bantah Tuduhan Kiswinar Soal Vespa Bodong, Beber Kronologi Pengurusan Pajak. Foto: Thread/dahnilanzarsimanjuntak
Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, memberikan klarifikasi terkait polemik Vespa lawas miliknya yang dituding menggunakan pelat nomor bodong. Klarifikasi tersebut disampaikan Dahnil melalui akun Threads pribadinya, @dahnil_anzar_simanjuntak.
Polemik ini mencuat setelah Ario Kiswinar Teguh, putra motivator Mario Teguh, menyoroti Vespa yang digunakan Dahnil melalui media sosial. Kiswinar kemudian mempertanyakan status pelat nomor Vespa tersebut dan menyebutnya sebagai pelat bodong. Polemik itu pun ramai dibicarakan warganet.
Baca juga: Pro-Kontra War Ticket Haji, Dahnil Anzar: Masih Wacana
Menanggapi tudingan tersebut, Dahnil mengatakan dirinya sebenarnya sudah lama menjadi penggemar Vespa tua. Ia bahkan mengaku pernah menghadapi tudingan serupa beberapa tahun lalu.
Menurut Dahnil, isu mengenai Vespa “bodong” pernah muncul pada 2019 ketika dirinya menjadi Koordinator Juru Bicara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
“Ketika saya menjabat koordinator Jubir Prabowo-Sandi tahun 2019 lalu, saat itu saya baru membeli Vespa tua dari Yogya.”
Dahnil menjelaskan, Vespa yang dibelinya saat itu belum dibalik nama dan pajaknya masih dalam proses pembayaran di Yogyakarta. Kondisi tersebut, menurut dia, kemudian digunakan sebagai bahan untuk menyerang dirinya di media sosial.
Polemik ini mencuat setelah Ario Kiswinar Teguh, putra motivator Mario Teguh, menyoroti Vespa yang digunakan Dahnil melalui media sosial. Kiswinar kemudian mempertanyakan status pelat nomor Vespa tersebut dan menyebutnya sebagai pelat bodong. Polemik itu pun ramai dibicarakan warganet.
Baca juga: Pro-Kontra War Ticket Haji, Dahnil Anzar: Masih Wacana
Menanggapi tudingan tersebut, Dahnil mengatakan dirinya sebenarnya sudah lama menjadi penggemar Vespa tua. Ia bahkan mengaku pernah menghadapi tudingan serupa beberapa tahun lalu.
Menurut Dahnil, isu mengenai Vespa “bodong” pernah muncul pada 2019 ketika dirinya menjadi Koordinator Juru Bicara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
“Ketika saya menjabat koordinator Jubir Prabowo-Sandi tahun 2019 lalu, saat itu saya baru membeli Vespa tua dari Yogya.”
Dahnil menjelaskan, Vespa yang dibelinya saat itu belum dibalik nama dan pajaknya masih dalam proses pembayaran di Yogyakarta. Kondisi tersebut, menurut dia, kemudian digunakan sebagai bahan untuk menyerang dirinya di media sosial.