LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, buka suara soal tudingan
Vespa tua miliknya
bernomor pelat bodong. Klarifikasi tersebut disampaikan Dahnil melalui akun Threads pribadinya, @dahnil_anzar_simanjuntak.
“Tudingan saya penadah
Vespa bodong, saya tidak mencerminkan pejabat yang taat pajak dan lain-lain, terus terang saya terganggu dengan tuduhan dan fitnah ini. Karena sepemahaman saya sudah menunaikan semua proses pembayaran pajak dan mutasi,” ungkap Dahnil.
Baca juga: Dahnil Anzar Bantah Tuduhan Anak Mario Teguh Soal Vespa BodongAwal Mula Perseteruan Dahnil Anzar vs KiswinarPersoalan bermula dari unggahan Dahnil yang memperlihatkan dirinya tengah mengendarai Vespa usai mengikuti rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI.
"Sejak pagi kami hadir raker bersama Komisi 8, sore ini selesai rapat, sebelum kembali ke rumah, saya dan @gus.irfanyusuf mampir melepas lelah dan dahaga dulu di kedai kopi," tulis Dahnil.
Unggahan tersebut kemudian ditanggapi oleh anak motivator Mario Teguh,
Ario Kiswinar Teguh yang menyinggung Vespa Dahnil yang hanya memakai satu kaca spion.
"Sibuk banget si paling merakyatnya. Kemarin naik KRL, dengan aspri bawain barang. Sekarang naik Vespa spionnya cuma satu. Sungguh
wadadidaw anda ini," tulis Kiswinar.
Persoalan makin berkembang saat Kiswinar menyinggung pelat nomor B 6008 DAS milik Dahnil. Kiswinar menyebut kendaraan Dahnil memiliki masalah pada kelengkapan dokumen atau pelat nomor.
"Saking sibuknya sampai pelat vespanya aja bodong ya Nil. Sekelas Wakil Menteri Haji dan Umrah lho nil. Masa iya nggak mampu sih nil?," tulis Kiswinar di akun Thread miliknya.
Lebih lanjut, Kiswinar mengaitkan persoalan tersebut dengan etika seorang pejabat publik. Ia mempertanyakan penggunaan Vespa yang diduga tidak dilengkapi dokumen kendaraan yang sah.
Baca juga: 6 Tips Membeli Vespa Klasik yang Perlu Dipahami Pemula, Jangan Sampai Tertipu!Tudingan tersebut pun sempat dibantah Dahnil Anzar sebagai fitnah. Lewat balasannya, Dahnil mengatakan akan menindaklanjuti tuduhan tersebut tersebut ke ranah hukum.
"Mas sy lapor secara resmi ya fitnah anda ini. Silahkan dipertanggungjawabkan secara hukum, sebagai pembelajaran bagi anda dan banyak pihak yg terbiasa ringan menebar fitnah dan benci," tulis Dahnil.
Polemik makin melebar dan menjadi perhatian publik setelah sejumlah warganet memunculkan data lain terkait Vespa milik Dahnil.
Persoalan makin ramai setelah data dari layanan informasi kendaraan milik Pemerintah Provinsi Banten beredar. Data itu mencatat nomor polisi B 6008 DAS sebagai kendaraan jenis Vespa Scooter 150 cc dengan tahun produksi 1947.
Meski demikian, data tersebut belum serta-merta memberikan gambaran lengkap mengenai persoalan yang tengah menjadi perdebatan.
(est)