home global news

Haji 1448 H Disiapkan Lebih Ketat, Kemenhaj Perkuat Sinergi dengan KBIHU

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:59 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Kementerian Haji dan Umrah RI memperkuat sinergi dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dalam menyiapkan penyelenggaraan Haji 1448 H/2027 M. Kolaborasi diarahkan untuk mewujudkan Tri Sukses Haji: sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji, serta sukses peradaban dan keadaban.

Menhaj Mochamad Irfan Yusuf mengatakan evaluasi Haji 1447 H harus menjadi dasar pembenahan layanan tahun depan. Hal itu disampaikan dalam Silaturahmi Akbar dan Rapat Koordinasi KBIHU se-Jawa Timur di Surabaya.

“Fokus kita bukan hanya keberangkatan dan pemulangan, tetapi juga kualitas pembinaan, perlindungan jemaah, ketertiban data, kesehatan, dan kepatuhan seluruh ekosistem layanan,” ujar Menhaj, dikutip Kamis (27/8/2026).

Pada Haji 1447 H, Embarkasi dan Debarkasi Surabaya melayani 116 kloter dengan 43.537 jemaah dan 463 petugas kloter. Sebanyak 39.462 jemaah atau sekitar 91 persen tercatat tergabung dalam KBIHU.

Menhaj meminta proses verifikasi data calon jemaah diperketat, mulai dari nomor porsi, NIK, status pelunasan, paspor, hasil istithaah kesehatan, hubungan keluarga, hingga penempatan kloter.

“Tidak boleh ada manipulasi hubungan keluarga, perubahan identitas, atau perpindahan kloter tanpa dasar. Keadilan antrean harus dijaga. Hak jemaah tidak boleh dirusak oleh permainan data,” tegasnya.

Kemenhaj juga akan memperkuat istithaah kesehatan berbasis profil risiko. Dari 77 jemaah yang wafat di Arab Saudi pada operasional Haji 1447 H, sebanyak 62 di antaranya berusia 61 tahun ke atas. Karena itu, jemaah lansia dan berisiko tinggi harus mendapatkan pemantauan dan pendampingan sejak sebelum keberangkatan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya