Fadli Zon: Pemajuan Kebudayaan Penting untuk Masa Depan Bangsa
Tim langit 7
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:14 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyampaikan bahwa pemajuan kebudayaan merupakan amanat konstitusi sekaligus bagian penting dalam membangun bangsa dan negara ke depan. Hal tersebut disampaikan oleh Menbud saat menerima apresiasi dan penghargaan dari Detik Sumatra Awards sebagai Penerima Anugerah Figur Akselerator Kemajuan Kategori Penjaga Pusaka dan Memori Kolektif Sumatera.
Pada kesempatan tersebut Menbud kembali mengingatkan, jika seluruh pihak memiliki kewajiban untuk memajukan kebudayaan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 32 Ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945. “Saya kira kita semua mempunyai kewajiban karena ada amanat konstitusi untuk memajukan kebudayaan kita di Pasal 32 Ayat 1 Undang-Undang Dasar 45, yaitu negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai budayanya,” katanya, dikutip Sabtu (29/8/2026).
Menteri Fadli Zon menegaskan jika landasan kebudayaan harus ditempatkan sebagai salah satu bagian penting dalam pembangunan bangsa dan negara. Budaya dan peradaban Indonesia, termasuk yang berkembang di Sumatra, menurutnya merupakan bagian dari amanat konstitusi yang harus dijaga dan dikembangkan bersama.
Selanjutnya Menbud juga menyampaikan bahwa apresiasi dan penghargaan yang diterimanya merupakan penghormatan kepada para pejuang kebudayaan di Sumatra, termasuk mereka yang terdampak musibah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
“Anugerah ini saya berikan untuk para pejuang kebudayaan di Sumatra yang kemarin mendapat musibah. Luar biasa peninggalan-peninggalan yang ada di Sumatra dan juga di daerah-daerah lain di seluruh Indonesia, yang harus kita jaga bersama dan kita kembangkan,” ujarnya.
Tidak lupa, Menbud juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Detik Sumatra Awards yang telah memberikan penghargaan atas upaya pelestarian pusaka dan memori kolektif bangsa, khususnya di Sumatra dan berbagai daerah lainnya. “Ini sebenarnya merupakan kewajiban kita bersama, apalagi di Kementerian Kebudayaan yang merupakan kementerian baru,” ujarnya.
Turut hadir pada anugerah Detik Sumatra Awards yang berlangsung di Hotel Trans Jakarta, Cibubur, yakni: Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat; Chairman CT Corp, Chairul Tanjung; serta Staf Khusus Menteri Bidang Media dan Komunikasi Publik, Muhammad Asrian Mirza.
Pada kesempatan tersebut Menbud kembali mengingatkan, jika seluruh pihak memiliki kewajiban untuk memajukan kebudayaan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 32 Ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945. “Saya kira kita semua mempunyai kewajiban karena ada amanat konstitusi untuk memajukan kebudayaan kita di Pasal 32 Ayat 1 Undang-Undang Dasar 45, yaitu negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai budayanya,” katanya, dikutip Sabtu (29/8/2026).
Menteri Fadli Zon menegaskan jika landasan kebudayaan harus ditempatkan sebagai salah satu bagian penting dalam pembangunan bangsa dan negara. Budaya dan peradaban Indonesia, termasuk yang berkembang di Sumatra, menurutnya merupakan bagian dari amanat konstitusi yang harus dijaga dan dikembangkan bersama.
Selanjutnya Menbud juga menyampaikan bahwa apresiasi dan penghargaan yang diterimanya merupakan penghormatan kepada para pejuang kebudayaan di Sumatra, termasuk mereka yang terdampak musibah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
“Anugerah ini saya berikan untuk para pejuang kebudayaan di Sumatra yang kemarin mendapat musibah. Luar biasa peninggalan-peninggalan yang ada di Sumatra dan juga di daerah-daerah lain di seluruh Indonesia, yang harus kita jaga bersama dan kita kembangkan,” ujarnya.
Tidak lupa, Menbud juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Detik Sumatra Awards yang telah memberikan penghargaan atas upaya pelestarian pusaka dan memori kolektif bangsa, khususnya di Sumatra dan berbagai daerah lainnya. “Ini sebenarnya merupakan kewajiban kita bersama, apalagi di Kementerian Kebudayaan yang merupakan kementerian baru,” ujarnya.
Turut hadir pada anugerah Detik Sumatra Awards yang berlangsung di Hotel Trans Jakarta, Cibubur, yakni: Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat; Chairman CT Corp, Chairul Tanjung; serta Staf Khusus Menteri Bidang Media dan Komunikasi Publik, Muhammad Asrian Mirza.