home global news

Dampak Karhutla Makin Parah, Ribuan Warga Pontianak Shalat Istisqa Meminta Turun Hujan

Ahad, 30 Agustus 2026 - 10:50 WIB
Foto: tribrata.tv
Semakin membahayakannya dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan, ribuan warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat menggelar shalat istisqa.

Shalat berjamaah tersebut dilakukan bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Masjid Raya Mujahidin dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) melaksanakan salat istisqa di halaman Masjid Raya Mujahidin. Mereka memohon kepada Allah Swt agar diturunkannya hujan.

"Hari ini kita bersama ribuan warga melaksanakan salat istisqa dan berdoa bersama di Halaman Masjid Raya Mujahidin memohon hujan yang berkah," kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Pontianak, Sabtu (29/8), dilansir Antara, Minggu (30/8/2026).

Baca juga:Mendagri Dampingi Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat

Ia menambahkan, pelaksanaan salat istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar masyarakat setelah kondisi kemarau berlangsung lebih dari dua bulan. "Mudah-mudahan semua ampunan dan doa masyarakat dikabulkan, sehingga hujan segera turun dan kondisi lingkungan kembali membaik," ujar Edi.

Salat meminta hujan itu dilakukan di tengah kondisi kualitas udara Kota Pontianak yang memburuk akibat kabut asap dan telah berada pada kategori berbahaya selama empat hari terakhir. Edi menduga memburuknya kualitas udara di Pontianak dipengaruhi asap dari wilayah lain yang terbawa angin menuju Kota Pontianak.

Kondisi tersebut menyebabkan kegiatan pembelajaran dihentikan sementara hingga cuaca dan kualitas udara membaik. Namun untuk pelayanan Pemerintah Kota Pontianak tetap berjalan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya