Hati-hati, 6 Jenis Kalimat Rendahkan Islam Bisa Sebabkan Seseorang Murtad
Muhajirin
Selasa, 26 Oktober 2021 - 10:55 WIB
ilustrasi ekspresi menghina (foto: langit7.id/istock)
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, KH Yahya Zainul Ma’arif atau akrab disapa Buya Yahya, membeberkan 6 seorang muslim murtad. Secara syariah, murtad berarti seorang muslim yang menjadi kafir setelah keislamannya, tanpa ada paksaan, dalam usia tamyiizyakni sudah mampu memilah dan memilih perkara, antara yang baik dan yang buruk serta berakal sehat.
Buya Yahya menjelaskan beberapa kalimat yang bisa menyebabkan seseorang murtad. Salah satunya ketika sering merendahkan ajaran Islam dan Nabi Muhammad SAW. Ini terkadang luput dari pemahaman. Kerap terdengar seseorang merendahkan syariah dan Baginda Nabi Muhammad SAW, padahal mengaku sebagai muslim.
“Kalimat-kalimat yang dianggap sebagai kalimat yang menjadikan kita murtad, kalau dicermati kesimpulannya mengarah kepada perendahan yakni kerendahan kepada Islam Nabi Muhammad, dan sebagainya,” kata Buya Yahya melalui kanal youtube Al-Bahjah TV, Selasa (26/10/2021).
Ada 6 hal yang bisa menyebabkan seseorang murtad. 6 hal itu di antaranya:
1. Merendahkan atau meremehkan kita Allah
2. Merendahkan atau meremehkan Rasulullah SAW
3. Merendahkan atau meremehkan syiar-syiar agama
Buya Yahya menjelaskan beberapa kalimat yang bisa menyebabkan seseorang murtad. Salah satunya ketika sering merendahkan ajaran Islam dan Nabi Muhammad SAW. Ini terkadang luput dari pemahaman. Kerap terdengar seseorang merendahkan syariah dan Baginda Nabi Muhammad SAW, padahal mengaku sebagai muslim.
“Kalimat-kalimat yang dianggap sebagai kalimat yang menjadikan kita murtad, kalau dicermati kesimpulannya mengarah kepada perendahan yakni kerendahan kepada Islam Nabi Muhammad, dan sebagainya,” kata Buya Yahya melalui kanal youtube Al-Bahjah TV, Selasa (26/10/2021).
Ada 6 hal yang bisa menyebabkan seseorang murtad. 6 hal itu di antaranya:
1. Merendahkan atau meremehkan kita Allah
2. Merendahkan atau meremehkan Rasulullah SAW
3. Merendahkan atau meremehkan syiar-syiar agama