Fadli Zon Ajak Generasi Muda Banjiri Ruang Digital dengan Konten Budaya Indonesia
Tim langit 7
Selasa, 01 September 2026 - 12:25 WIB
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-Jakarta; Ruang digital adalah garda terdepan dalam memajukan kebudayaan nasional untuk terus mempromosikan cagar budaya dan intangible heritage. Hal ini disampaikan oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat menghadiri Malam Penganugerahan Pemenang Lomba Konten Video Kreatif di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi antusiasme masyarakat yang berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Menurutnya, karya-karya yang dihasilkan peserta menunjukkan bahwa ruang digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan sejarah, pengetahuan, dan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat luas.
“Generasi muda merupakan digital native, setiap karya yang dihasilkan turut mempromosikan dan memperkenalkan apa yang ada di daerah masing-masing. Kedepannya diharapkan, masyarakat dapat menjadi duta-duta budaya, menjadi bagian dari pemaju kebudayaan dan bagian dari pejuang kebudayaan dan peradaban kita,” ungkap Menbud Fadli Zon, Selasa (1/9/2026).
Lomba Konten Video Kreatif “Aku dan Budayaku” 2026 merupakan kompetisi yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Pengembangan Budaya Digital, Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan yang bekerja sama dengan Museum dan Cagar Budaya (MCB). Tema yang diangkat adalah Museum dan Cagar Budaya di Daerahku, tujuannya mengajak peserta untuk menggali cerita mengenai museum maupun cagar budaya yang ada di lingkungan masing-masing dan mengemasnya dalam bentuk video kreatif.
Terdapat dua kategori lomba Konten Video Kreatif, yaitu kategori Pelajar/Mahasiswa dan Umum. Karya yang dipublikasikan melalui tiga platform media sosial, yakni Instagram Reels, YouTube Shorts, dan TikTok. Sepanjang pelaksanaannya, Lomba “Aku dan Budayaku” 2026 berhasil menjaring 1.931 peserta dari 35 provinsi, terdiri atas 891 peserta kategori Pelajar/Mahasiswa dan 1.040 peserta kategori Umum. Partisipasi terbesar berasal dari Provinsi Jawa Timur. Dari sisi platform, Instagram Reels menjadi media dengan jumlah karya terbanyak sebanyak 824 karya, disusul YouTube Shorts sebanyak 623 karya dan TikTok sebanyak 484 karya.
Dari 1.931 peserta, kemudian terpilih 150 karya terbaik untuk mengikuti tahap penjurian akhir. Pada tahap akhir, Dewan Juri menetapkan tiga pemenang terbaik pada setiap kategori di masing-masing platform sehingga diperoleh 18 pemenang terbaik. Adapun 18 pemenang Lomba Konten Video Kreatif “Aku dan Budayaku” 2026 terdiri atas Kalisha Luna Achmad, Ahmad Muhtadie, dan Ade Octavian Ramadhan sebagai pemenang kategori Pelajar/Mahasiswa Instagram Reels; Muhamad Amrullah, Irhamni Malika, dan Ahmad Sidik sebagai pemenang kategori Umum Instagram Reels.
Selanjutnya, Azka Dzakiyuddin, Reza Maulana Prayogi, dan Ni Putu Ayu Mela Selani sebagai pemenang kategori Pelajar/Mahasiswa YouTube Shorts; serta Mochamad Zulfikar, Saepulloh, dan Gatot Prasetyo sebagai pemenang kategori Umum YouTube Shorts. Pada platform TikTok, pemenang kategori Pelajar/Mahasiswa yaitu Bertilla Adele Arundhuti, Chintya Salsabilla Putri, dan Rafaela Rachel Arumesti. Sementara kategori Umum diraih oleh I Kadek Angga Purna Yoga, Andang Ristianto, dan Putri Kirana Nur Azizah.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi antusiasme masyarakat yang berpartisipasi dalam kompetisi tersebut. Menurutnya, karya-karya yang dihasilkan peserta menunjukkan bahwa ruang digital dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan sejarah, pengetahuan, dan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat luas.
“Generasi muda merupakan digital native, setiap karya yang dihasilkan turut mempromosikan dan memperkenalkan apa yang ada di daerah masing-masing. Kedepannya diharapkan, masyarakat dapat menjadi duta-duta budaya, menjadi bagian dari pemaju kebudayaan dan bagian dari pejuang kebudayaan dan peradaban kita,” ungkap Menbud Fadli Zon, Selasa (1/9/2026).
Lomba Konten Video Kreatif “Aku dan Budayaku” 2026 merupakan kompetisi yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan melalui Direktorat Pengembangan Budaya Digital, Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan yang bekerja sama dengan Museum dan Cagar Budaya (MCB). Tema yang diangkat adalah Museum dan Cagar Budaya di Daerahku, tujuannya mengajak peserta untuk menggali cerita mengenai museum maupun cagar budaya yang ada di lingkungan masing-masing dan mengemasnya dalam bentuk video kreatif.
Terdapat dua kategori lomba Konten Video Kreatif, yaitu kategori Pelajar/Mahasiswa dan Umum. Karya yang dipublikasikan melalui tiga platform media sosial, yakni Instagram Reels, YouTube Shorts, dan TikTok. Sepanjang pelaksanaannya, Lomba “Aku dan Budayaku” 2026 berhasil menjaring 1.931 peserta dari 35 provinsi, terdiri atas 891 peserta kategori Pelajar/Mahasiswa dan 1.040 peserta kategori Umum. Partisipasi terbesar berasal dari Provinsi Jawa Timur. Dari sisi platform, Instagram Reels menjadi media dengan jumlah karya terbanyak sebanyak 824 karya, disusul YouTube Shorts sebanyak 623 karya dan TikTok sebanyak 484 karya.
Dari 1.931 peserta, kemudian terpilih 150 karya terbaik untuk mengikuti tahap penjurian akhir. Pada tahap akhir, Dewan Juri menetapkan tiga pemenang terbaik pada setiap kategori di masing-masing platform sehingga diperoleh 18 pemenang terbaik. Adapun 18 pemenang Lomba Konten Video Kreatif “Aku dan Budayaku” 2026 terdiri atas Kalisha Luna Achmad, Ahmad Muhtadie, dan Ade Octavian Ramadhan sebagai pemenang kategori Pelajar/Mahasiswa Instagram Reels; Muhamad Amrullah, Irhamni Malika, dan Ahmad Sidik sebagai pemenang kategori Umum Instagram Reels.
Selanjutnya, Azka Dzakiyuddin, Reza Maulana Prayogi, dan Ni Putu Ayu Mela Selani sebagai pemenang kategori Pelajar/Mahasiswa YouTube Shorts; serta Mochamad Zulfikar, Saepulloh, dan Gatot Prasetyo sebagai pemenang kategori Umum YouTube Shorts. Pada platform TikTok, pemenang kategori Pelajar/Mahasiswa yaitu Bertilla Adele Arundhuti, Chintya Salsabilla Putri, dan Rafaela Rachel Arumesti. Sementara kategori Umum diraih oleh I Kadek Angga Purna Yoga, Andang Ristianto, dan Putri Kirana Nur Azizah.