Sabalenka Tetap Tampil Glamor, Sempat Hentikan Laga karena Bau Ganja, dan Lolos ke Babak Keempat AS Terbuka
Sururi al faruq
Sabtu, 05 September 2026 - 09:19 WIB
Sabalenka Tetap Tampil Glamor, Sempat Hentikan Laga karena Bau Ganja, dan Lolos ke Babak Keempat AS Terbuka
LANGIT7.ID-New York; Aryna Sabalenka lagi lagi menyedot perhatian karena berpenampilan glamor di US Open (AS Terbuka). Tampil dengan balutan perhiasan emas 127 karat, Sabalenka juga sempat menghentikan pertandingannya di AS Terbuka melawan Kamilla Rakhimova akibat tercium bau ganja yang menyengat, sebelum akhirnya melaju dengan mulus ke babak keempat di New York.
Unggulan pertama asal Belarus itu mengangkat masalah tersebut setelah unggul 3-0 di set pertama melawan petenis Uzbekistan, Rakhimova. Ia mengatakan kepada wasit Eva Asderaki-Moore bahwa "ada seseorang yang sedang merokok ganja".
Sabalenka meminta wasit untuk turun tangan "karena baunya sangat menyengat".
Asderaki-Moore lalu berbicara dengan petugas lain melalui radio dan memberi isyarat merokok kepada seseorang di belakangnya, sebelum pertandingan dilanjutkan.
Juara bertahan dua kali ini akhirnya meraih kemenangan meyakinkan 6-3, 6-4 di Lapangan Louis Armstrong, dalam perjuangannya meraih gelar tunggal Grand Slam kelima.
Usai pertandingan, Sabalenka mengaku tidak tahu dari mana asal bau ganja tersebut, tetapi meminta para penonton untuk lebih sadar lingkungan.
Merokok tidak diperbolehkan di area Flushing Meadows, namun bau ganja terkadang terbawa angin dari Taman Corona yang berada di dekatnya. Di New York, merokok ganja sendiri sah-sah saja bagi orang dewasa berusia 21 tahun ke atas.
Unggulan pertama asal Belarus itu mengangkat masalah tersebut setelah unggul 3-0 di set pertama melawan petenis Uzbekistan, Rakhimova. Ia mengatakan kepada wasit Eva Asderaki-Moore bahwa "ada seseorang yang sedang merokok ganja".
Sabalenka meminta wasit untuk turun tangan "karena baunya sangat menyengat".
Asderaki-Moore lalu berbicara dengan petugas lain melalui radio dan memberi isyarat merokok kepada seseorang di belakangnya, sebelum pertandingan dilanjutkan.
Juara bertahan dua kali ini akhirnya meraih kemenangan meyakinkan 6-3, 6-4 di Lapangan Louis Armstrong, dalam perjuangannya meraih gelar tunggal Grand Slam kelima.
Usai pertandingan, Sabalenka mengaku tidak tahu dari mana asal bau ganja tersebut, tetapi meminta para penonton untuk lebih sadar lingkungan.
Merokok tidak diperbolehkan di area Flushing Meadows, namun bau ganja terkadang terbawa angin dari Taman Corona yang berada di dekatnya. Di New York, merokok ganja sendiri sah-sah saja bagi orang dewasa berusia 21 tahun ke atas.