home wirausaha syariah

Instrumen Kebijakan dan Penelitan Upaya Kembangkan Ekonomi Syariah

Selasa, 26 Oktober 2021 - 18:35 WIB
Ilustrasi ekonomi syariah. Foto: Langit7/Istock
Ekonomi dan keuangan syariah (eksyar) diyakini bakal berperan aktif dalam mendukung pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.

Namun, untuk bisa mengembangkan eksyar secara signifikan, diperlukan instrumen kebijakan ekonomi dan penelitian eksploratif yang berkualitas.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menyatakan komitmennya dalam pengembangan eksyar di tanah air. Salah satunya dalam bentuk publikasi unggulan BI Journal of Islamic Monetary Economics and Finance (JIMF).

"JIMF diharapkan dapat turut berkontribusi dalam upaya mendorong kebijakan-kebijakan yang inovatif," katanya dalam konferensi internasional The 7th International Islamic Monetary Economics and Finance Conference & Call for Papers (IIMEFC), Senin (25/10).

Baca juga: Modal Rebahan, Muslim Ini Sukses Jualan Hewan Eksotis

Sehingga, lanjut dia, JIMF dapat menjadi katalis yang mempertemukan beragam gagasan, mengeksplorasi pengetahuan dan menginspirasi formulasi kebijakan, khususnya di bidang moneter, ekonomi dan keuangan Islam.

Untuk itu, pihaknya berupaya melakukan peningkatan kualitas jurnal secara signifikan. Hal itu dilakukan guna menciptakan eksosistem penelitian di bidang eksyar.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
instrumen kebijakan dan penelitian upaya kebangkitan ekonomi syariah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya