Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home wirausaha syariah detail berita

Instrumen Kebijakan dan Penelitan Upaya Kembangkan Ekonomi Syariah

mahmuda attar hussein Selasa, 26 Oktober 2021 - 18:35 WIB
Instrumen Kebijakan dan Penelitan Upaya Kembangkan Ekonomi Syariah
Ilustrasi ekonomi syariah. Foto: Langit7/Istock
Langit7, Jakarta - Ekonomi dan keuangan syariah (eksyar) diyakini bakal berperan aktif dalam mendukung pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.

Namun, untuk bisa mengembangkan eksyar secara signifikan, diperlukan instrumen kebijakan ekonomi dan penelitian eksploratif yang berkualitas.

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menyatakan komitmennya dalam pengembangan eksyar di tanah air. Salah satunya dalam bentuk publikasi unggulan BI Journal of Islamic Monetary Economics and Finance (JIMF).

"JIMF diharapkan dapat turut berkontribusi dalam upaya mendorong kebijakan-kebijakan yang inovatif," katanya dalam konferensi internasional The 7th International Islamic Monetary Economics and Finance Conference & Call for Papers (IIMEFC), Senin (25/10).

Baca juga: Modal Rebahan, Muslim Ini Sukses Jualan Hewan Eksotis

Sehingga, lanjut dia, JIMF dapat menjadi katalis yang mempertemukan beragam gagasan, mengeksplorasi pengetahuan dan menginspirasi formulasi kebijakan, khususnya di bidang moneter, ekonomi dan keuangan Islam.

Untuk itu, pihaknya berupaya melakukan peningkatan kualitas jurnal secara signifikan. Hal itu dilakukan guna menciptakan eksosistem penelitian di bidang eksyar.

"Penyelenggaraan IIMEFC ke-7, yang termasuk ke dalam rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2021, memungkinkan para pesertanya untuk mengeksplorasi kebijakan baru dan inovatif. Hal itu dilakukan guna menghadapi tantangan ekonomi terkini akibat pandemi Covid-19, serta mempersiapkan era pascapandemi dan digitalisasi," tambahnya.

Baca juga: Modal Satu Sendok, Kini Sukses Punya 20 Kolam Kultur Daphnia

Sebagai informasi, IIMEFC yang ke-7 berhasil menghimpun 251 makalah dari penulis yang berasal dari 27 negara, antara lain Amerika, Australia, Bahrain, Bangladesh, Bosnia & Herzegovina, Brunei Darussalam, Prancis, India, Malaysia, Nigeria, Pakistan, Palestina, Turki, dan Saudi Arabia.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi Bank Indonesia dengan International Association for Islamic Economics (IAIE) dan sejumlah mitra penting lainnya seperti Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Institut Pertanian Bogor (IPB), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI).

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)