LANGIT7.ID-Jakarta; Bank Syariah Nasional (BSN) memperkuat jajaran manajemennya melalui penambahan anggota direksi baru. Langkah tersebut ditandai dengan pengangkatan Maqin U. Norhadi sebagai Direktur Commercial & Corporate Banking.
Keputusan tersebut telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan. Dengan masuknya Maqin ke dalam struktur kepemimpinan, Bank BSN melengkapi susunan direksi yang akan mengawal strategi bisnis perusahaan ke depan.
Saat ini, posisi Direktur Utama dijabat Alex Sofjan Noor, didampingi Wakil Direktur Utama Arga M Nugraha. Sementara itu, Abdul Firman menempati posisi Direktur Finance, Strategy & Treasury, sedangkan Mochamad Yut Penta menjabat Direktur Consumer Banking.
Jajaran direksi lainnya terdiri atas Beki Kanuwa sebagai Direktur Risk Management, Ari Kurniaman sebagai Direktur Network & Retail Funding, serta Anton Rijanto yang mengemban tugas sebagai Direktur Human Capital & Compliance. Dengan pengangkatan terbaru tersebut, Maqin U. Norhadi resmi mengisi jabatan Direktur Commercial & Corporate Banking.
Penguatan organisasi ini sejalan dengan komitmen Bank BSN dalam mempercepat transformasi bisnis, memperluas layanan digital, dan menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tengah dinamika industri perbankan syariah nasional.
Optimisme perseroan juga ditopang oleh kinerja yang tercatat sepanjang kuartal pertama 2026. Pada periode tersebut, pembiayaan Bank BSN tumbuh 22,16 persen menjadi Rp56,5 triliun, jauh melampaui rata-rata industri.
Di saat yang sama, total aset perseroan meningkat 24,54 persen menjadi Rp76,2 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami kenaikan sebesar 14 persen hingga mencapai Rp58,6 triliun.
Dari sisi profitabilitas, Bank BSN membukukan laba sebesar Rp225 miliar atau naik 13,3 persen dibandingkan periode sebelumnya. Capaian tersebut memperkuat keyakinan manajemen untuk merealisasikan target yang telah ditetapkan hingga akhir 2026.
Dengan fokus bisnis yang terus ditingkatkan serta ruang pertumbuhan yang masih terbuka lebar, Bank BSN menilai prospek pengembangan usaha ke depan tetap menjanjikan.
(lam)