Kena Boikot, Adidas Akhirnya Minta Maaf dan Sebut Iklan Tentara Israel bukan Kampanye Global
Lusi mahgriefie
Selasa, 08 September 2026 - 08:34 WIB
Foto: istimewa
Brand olahraga Adidas akhirnya meminta maaf atas 'ketersinggungan' publik terkait promosi yang menampilkan mantan tentara IDF yang kehilangan kakinya pada tahun 2021.
Raksasa perlengkapan olahraga tersebut menyatakan pihaknya 'menanggapi masukan dengan serius' setelah muncul seruan boikot akibat iklan yang menampilkan Shalev Biton dalam kampanye lokal di Israel mempromosikan layanan 'Single Shoe' (sepatu sebelah) bagi penyandang disabilitas dengan amputasi.
Shalev Biton, yang kehilangan satu kakinya saat bertugas di brigade infanteri Nahal IDF, merupakan salah satu dari 10 atlet penyandang disabilitas yang ditampilkan dalam rangkaian poster di gerai-gerai Adidas di seluruh Israel.
Pada 12 Mei 2021, di tengah konflik dengan Hamas di Jalur Gaza yang disebut Operasi Penjaga Tembok (Operation Guardian of the Walls), Biton terluka ketika sebuah rudal antitank yang ditembakkan dari dalam Gaza menghantam kendaraan militer yang ditumpanginya di sisi perbatasan wilayah Israel.
Biton mengalami luka parah, sementara rekan sesama prajuritnya, Sersan Staf Omer Tabib, gugur.
Baca juga:Adidas Kena Boikot Buntut Tampilkan Eks Tentara Israel dalam Iklan
Adidas berkilah bahwa poster-poster yang menampilkan Biton hanya digunakan di Israel dan bukan merupakan bagian dari kampanye global. Video berbahasa Ibrani yang memicu kontroversi tersebut tidak menyinggung soal dinas militernya maupun bagaimana ia kehilangan kakinya.
Raksasa perlengkapan olahraga tersebut menyatakan pihaknya 'menanggapi masukan dengan serius' setelah muncul seruan boikot akibat iklan yang menampilkan Shalev Biton dalam kampanye lokal di Israel mempromosikan layanan 'Single Shoe' (sepatu sebelah) bagi penyandang disabilitas dengan amputasi.
Shalev Biton, yang kehilangan satu kakinya saat bertugas di brigade infanteri Nahal IDF, merupakan salah satu dari 10 atlet penyandang disabilitas yang ditampilkan dalam rangkaian poster di gerai-gerai Adidas di seluruh Israel.
Pada 12 Mei 2021, di tengah konflik dengan Hamas di Jalur Gaza yang disebut Operasi Penjaga Tembok (Operation Guardian of the Walls), Biton terluka ketika sebuah rudal antitank yang ditembakkan dari dalam Gaza menghantam kendaraan militer yang ditumpanginya di sisi perbatasan wilayah Israel.
Biton mengalami luka parah, sementara rekan sesama prajuritnya, Sersan Staf Omer Tabib, gugur.
Baca juga:Adidas Kena Boikot Buntut Tampilkan Eks Tentara Israel dalam Iklan
Adidas berkilah bahwa poster-poster yang menampilkan Biton hanya digunakan di Israel dan bukan merupakan bagian dari kampanye global. Video berbahasa Ibrani yang memicu kontroversi tersebut tidak menyinggung soal dinas militernya maupun bagaimana ia kehilangan kakinya.