home global news

Frekuensi Gempa di Salatiga-Ambarawa Kian Menurun

Selasa, 26 Oktober 2021 - 20:47 WIB
ilustrasi (foto: pixabay)
Frekuensi gempa yang mengguncang Salatiga, Banyubiru dan Ambararawa, Jawa Tengah cenderung mengalami penurunan.

Sampai dengan Senin (25/10) tercatat memiliki Magnitudo : 2,7, terjadi pada pukul 14.43.18 WIB Lok : 7.139 LS, 110.55436 BT (16 Km Tenggara Kab-Semarang –Jateng), Kedalaman : 10 km, dirasakan II MMI di Ambarawa.

Sebelumnya, pada Sabtu (23/10), aktivitas kegempaan terjadi hingga 24 kali, sehari berikutnya terjadi 9 kali kegempaan dan pada Senin (25/10), terpantau hanya terjadi 1 kali gempa.

“Semoga ini pertanda baik. Swarm ini fenomena alam biasa,” ungkap Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Pusat, Daryono di akun twitternya, dikutip Selasa (26/10).

Baca juga:Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Malang, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami

“Masa berakhirnya swarm ini berbeda-beda. Dapat berlangsung beberapa bulan, beberapa tahun seperti swarm Mamasa Sulbar, yang mulai terjadi sejak akhir 2018 dan masih berlanjut hingga saat ini,” ujarnya lagi.

Daryono menyampaikan, fenomena swarm yang mengguncang Banyubiru, Ambarawa dan Salatiga dan sekitarnya ini ada dugaan jenis swarm tersebut berkaitan dengan fenomena tektonik, karena zona ini cukup kompleks berdekatan dengan jalur sesar Merapi Merbabu, Sesar Rawa Pening dan Sesar Ungaran.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
gempa bumi jawa tengah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya