home edukasi & pesantren

Dukung Asta Cita, BNPB Bentuk Sekolah Rakyat Tangguh Bencana Maluku Utara

Jum'at, 11 September 2026 - 06:12 WIB
Dukung Asta Cita, BNPB Bentuk Sekolah Rakyat Tangguh Bencana Maluku Utara
Membangun resiliensi bangsa terhadap bencana harus dimulai dari bangku sekolah, berangkat dari semangat itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusdiklat PB membuka Pelatihan Dasar Manajemen Bencana (DMB) bagi Sekolah Rakyat di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Pelatihan ini merupakan bagian dari dukungan BNPB terhadap prioritas nasional dan program Asta Cita Presiden, khususnya dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana. Sebanyak 40 peserta dari unit sekolah rakyat di Kota Ternate mengikuti pelatihan yang diinisiasi Pusdiklat PB. Ini merupakan mandat khusus Pusdiklat PB untuk memperkuat aspek penanggulangan bencana di lingkungan sekolah rakyat.

Kegiatan yang berlangsung pada 7-11 September 2026 terlaksana berkat dukungan Pusdiklat Kementerian Sosial selaku pembina Sekolah Rakyat, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana, BPBD Provinsi Maluku Utara, BPBD Kota Ternate, BPSDM Provinsi Maluku Utara, hingga pengelola Sekolah Rakyat di wilayah Kota Ternate.

“Upaya membangun sekolah tangguh bencana tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah pusat, daerah, satuan pendidikan, dan seluruh pemangku kepentingan kebencanaan,” ujar Koordinator Tim Kerja 3 Pusdiklat BNPB, Roswanto.

Baca Juga:Fadli Zon Gandeng Hidayatullah, Bahas Penguatan Budaya di Pesantren hingga Pelestarian Pencak Silat



Pelatihan ini dirancang dengan total 41 jam pelajaran sesuai kurikulum dasar manajemen bencana khusus sekolah rakyat. “Harapannya, peserta tidak hanya memahami teori dasar kebencanaan, tetapi juga mampu menerapkannya langsung di lingkungan sekolah,” jelasnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya