Iran Tegaskan Industri Nuklir Tidak Akan Hancur Akibat Sabotase
Lusi mahgriefie
Kamis, 17 September 2026 - 07:46 WIB
uru bicara Organisasi Energi Atom Iran, Behrouz Kamalvandi saat berbicara di hadapan Konferensi Umum ke-70 Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) di Wina
Iran pastikan industri nuklir negara tersebut tidak akan hancur akibat serangan militer, sabotase, ataupun pembunuhan. Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa Teheran tidak akan menyerah dan akan terus memperjuangkan hak-hak sahnya.
Demikian disampaikan Juru bicara Organisasi Energi Atom Iran, Behrouz Kamalvandi saat berbicara di hadapan Konferensi Umum ke-70 Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) di Wina, dilansir Tasnim News, Kamis (17/9/2026).
Ia menyebutkan bahwa Iran telah menghadapi tekanan dan sanksi selama lebih dari 25 tahun terkait program nuklirnya, namun tetap menghormati perundingan dan kesepakatan yang ada, termasuk kesepakatan nuklir tahun 2015.
Menurutnya, penarikan diri AS dari kesepakatan tersebut beserta perkembangan selanjutnya telah menunjukkan keterbatasan jika hanya mengandalkan komitmen pihak asing, sehingga mendorong Iran untuk memperkuat kemampuan nuklir dalam negerinya sendiri.
Baca juga:AS dan Sekutu Dorong Iran Dilaporkan ke Dewan Keamanan PBB, Memanas Usai Serangan Nuklir
Pada kesmepatan yang sama, Kamalvandi juga mengkritik IAEA dan Direktur Jenderalnya atas sikap yang bermotif politis terhadap Iran. Dia juga mempertanyakan mengapa badan tersebut tidak mengecam keras serangan militer AS-Israel terhadap fasilitas nuklir Iran.
Iran Bantah Sembunyikan Nuklir
Demikian disampaikan Juru bicara Organisasi Energi Atom Iran, Behrouz Kamalvandi saat berbicara di hadapan Konferensi Umum ke-70 Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) di Wina, dilansir Tasnim News, Kamis (17/9/2026).
Ia menyebutkan bahwa Iran telah menghadapi tekanan dan sanksi selama lebih dari 25 tahun terkait program nuklirnya, namun tetap menghormati perundingan dan kesepakatan yang ada, termasuk kesepakatan nuklir tahun 2015.
Menurutnya, penarikan diri AS dari kesepakatan tersebut beserta perkembangan selanjutnya telah menunjukkan keterbatasan jika hanya mengandalkan komitmen pihak asing, sehingga mendorong Iran untuk memperkuat kemampuan nuklir dalam negerinya sendiri.
Baca juga:AS dan Sekutu Dorong Iran Dilaporkan ke Dewan Keamanan PBB, Memanas Usai Serangan Nuklir
Pada kesmepatan yang sama, Kamalvandi juga mengkritik IAEA dan Direktur Jenderalnya atas sikap yang bermotif politis terhadap Iran. Dia juga mempertanyakan mengapa badan tersebut tidak mengecam keras serangan militer AS-Israel terhadap fasilitas nuklir Iran.
Iran Bantah Sembunyikan Nuklir