home wirausaha syariah

Pelaku Usaha Konstruksi hingga Konsultan Disasar Jamkrindo, Apa yang Dibahas?

Senin, 21 September 2026 - 13:59 WIB
Pelaku Usaha Konstruksi hingga Konsultan Disasar Jamkrindo, Apa yang Dibahas?
LANGIT7.ID-Jakarta; PT Jaminan Kredit Indonesia (Persero) terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekosistem usaha melalui Program Jejak (Jamkrindo Edukasi Penjaminan dan Keuangan). Program edukasi ini menjadi salah satu upaya Jamkrindo untuk meningkatkan literasi pelaku usaha, khususnya dalam memahami penjaminan, pengelolaan keuangan, serta kesiapan dalam mengakses pembiayaan.

Kegiatan dilaksanakan di Bandung pada Kamis (17/09/2026) tersebut menyasar pelaku usaha jasa konstruksi, pengadaan barang dan jasa, serta jasa konsultan melalui kegiatan edukasi dan diskusi yang membahas sejumlah aspek penting dalam pengelolaan dan pengembangan usaha. Materi yang disampaikan mencakup pengelolaan keuangan, penyusunan laporan keuangan, pemahaman terhadap produk penjaminan, serta berbagai aspek yang perlu dipersiapkan pelaku usaha dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan dan penjaminan.

Sekretaris Perusahaan Jamkrindo Akhmad Albaasithu mengatakan pemahaman terhadap aspek keuangan dan penjaminan menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan dan pengembangan usaha. Pengelolaan keuangan yang baik dan laporan keuangan yang tertata dapat membantu pelaku usaha memahami kondisi bisnis sekaligus mempersiapkan kebutuhan pendanaan secara lebih baik.

“Melalui Program Jejak, Jamkrindo ingin memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada pelaku usaha, tidak hanya mengenai produk dan layanan penjaminan, tetapi juga mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang baik. Kami melihat literasi keuangan dan pemahaman mengenai penjaminan merupakan aspek yang saling mendukung dalam mempersiapkan pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya,” ujar Akhmad Albaasithu.

Menurut Akhmad Albaasithu, kebutuhan terhadap penjaminan dapat menjadi bagian penting dalam aktivitas usaha, khususnya bagi pelaku usaha yang bergerak di sektor konstruksi, pengadaan barang dan jasa, maupun jasa konsultan. Karena itu, pemahaman mengenai jenis dan manfaat produk penjaminan serta persyaratan yang perlu dipenuhi menjadi bagian dari kesiapan pelaku usaha dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya.

“Setiap sektor usaha memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, melalui JEJAK kami mendorong pelaku usaha untuk memahami aspek keuangan dan penjaminan sesuai dengan kebutuhan usahanya. Dengan pemahaman yang baik, pelaku usaha dapat lebih siap dalam memenuhi kebutuhan pembiayaan maupun penjaminan serta menjalankan kegiatan usahanya secara lebih terencana,” ujar Akhmad Albaasithu.

Lebih lanjut, Akhmad Albaasithu menyampaikan bahwa Jamkrindo akan terus mendorong kegiatan edukasi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha. Peningkatan literasi, menurutnya, perlu berjalan beriringan dengan perluasan akses terhadap layanan keuangan, termasuk layanan penjaminan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya