Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan: Besok Bisa Tembus Rp17.900?
Nabil
Senin, 21 September 2026 - 15:19 WIB
Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan: Besok Bisa Tembus Rp17.900?
LANGIT7.ID-Jakarta; Indeks dolar AS menguat pada perdagangan Senin (21/9/2026) di tengah perhatian pasar terhadap perkembangan konflik Iran-AS, ketegangan di Timur Tengah, serta arah kebijakan bank sentral global.
Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pasar masih mencermati peluang diplomasi terkait konflik Iran-AS seiring pertemuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berlangsung pekan ini.
"Ditengah harapan bahwa upaya diplomasi terkait konflik Iran akan mendapat peluang minggu ini bertepatan dengan pertemuan PBB," ujar dia, Senin (21/9/2026)
Meski terdapat harapan terhadap jalur diplomasi, Iran dan Amerika Serikat (AS) justru kembali saling melontarkan ancaman pada Minggu di tengah kebuntuan situasi. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan kesediaannya untuk bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, yang dijadwalkan berada di New York pekan ini untuk menghadiri Sidang Umum PBB.
Iran juga telah menyampaikan sejumlah syarat kepada pihak penengah untuk kembali ke meja perundingan yang bertujuan mengakhiri konflik dengan AS. Hal tersebut disampaikan Kepala Keamanan Iran Mohsen Rezaei dalam sebuah wawancara pada Sabtu sebagaimana dikutip Al Jazeera.
Ketegangan Timur Tengah Kembali Jadi Sorotan
Ketegangan di Timur Tengah masih menjadi perhatian pasar setelah kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran menyatakan telah menyerang sejumlah lokasi "sensitif" di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, pada Sabtu menggunakan rudal dan pesawat nirawak atau drone.
Direktur PT Traze Andalan Futures sekaligus Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pasar masih mencermati peluang diplomasi terkait konflik Iran-AS seiring pertemuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang berlangsung pekan ini.
"Ditengah harapan bahwa upaya diplomasi terkait konflik Iran akan mendapat peluang minggu ini bertepatan dengan pertemuan PBB," ujar dia, Senin (21/9/2026)
Meski terdapat harapan terhadap jalur diplomasi, Iran dan Amerika Serikat (AS) justru kembali saling melontarkan ancaman pada Minggu di tengah kebuntuan situasi. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan kesediaannya untuk bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, yang dijadwalkan berada di New York pekan ini untuk menghadiri Sidang Umum PBB.
Iran juga telah menyampaikan sejumlah syarat kepada pihak penengah untuk kembali ke meja perundingan yang bertujuan mengakhiri konflik dengan AS. Hal tersebut disampaikan Kepala Keamanan Iran Mohsen Rezaei dalam sebuah wawancara pada Sabtu sebagaimana dikutip Al Jazeera.
Ketegangan Timur Tengah Kembali Jadi Sorotan
Ketegangan di Timur Tengah masih menjadi perhatian pasar setelah kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran menyatakan telah menyerang sejumlah lokasi "sensitif" di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, pada Sabtu menggunakan rudal dan pesawat nirawak atau drone.