Di Dubai, Sebutan Ibu Rumah Tangga Diganti Menjadi Pembentuk Generasi
Lusi mahgriefie
Sabtu, 03 Oktober 2026 - 09:03 WIB
Putra Mahkota Dubai, Sheikh Hamdan Bin Mohammed Bin Rashid Al Maktoum instruksikan penggantian sebutan Ibu Rumah Tangga menjadi Pembentuk Generasi. Sumber: Gulftoday
Sebuah inisiatif yang bersifat simbolis namun bermakna besar muncul di Dubai. Putra Mahkota Dubai, Sheikh Hamdan Bin Mohammed Bin Rashid Al Maktoum telah mengumumkan dan menginstruksikan Otoritas Pengembangan Masyarakat untuk mengganti sebutan "Ibu Rumah Tangga" (Housewife) menjadi "Pembentuk Generasi" (Generation Shaper).
Pengumuman tersebut disampaikan pada perayaan Hari Ibu, beberapa waktu lalu.
Pergantian sebutan ini bertujuan untuk mengakui peran mendalam yang sering kali kurang dihargai, dari para ibu dalam membentuk keluarga, komunitas, dan tatanan masyarakat yang lebih luas.
Dengan memperkenalkan istilah "Pembentuk Generasi" (Generation Shaper), inisiatif ini mengubah cara pandang terhadap peran ibu: dari sekadar peran domestik yang pasif menjadi kontribusi aktif dalam pembangunan bangsa.
Dalam pesan yang dibagikan di platform media sosial X, Syekh Hamdan menyoroti pengaruh fundamental para ibu, dengan menyebut mereka sebagai "sekolah pertama" tempat anak-anak mempelajari nilai-nilai penting seperti rasa memiliki, tanggung jawab, dan jati diri. Beliau menekankan bahwa pembelajaran awal ini berperan krusial dalam membangun masyarakat yang kuat dan harmonis.
Arahan untuk mengadopsi sebutan baru ini mencerminkan visi yang lebih luas di Uni Emirat Arab untuk mengangkat peran sosial yang berkontribusi pada pembangunan nasional jangka panjang.
Hal ini juga sejalan dengan upaya berkelanjutan untuk mempererat keutuhan keluarga, menjaga stabilitas sosial, serta memberikan pengakuan atas kontribusi tak berbayar di dalam rumah tangga.
Pengumuman tersebut disampaikan pada perayaan Hari Ibu, beberapa waktu lalu.
Pergantian sebutan ini bertujuan untuk mengakui peran mendalam yang sering kali kurang dihargai, dari para ibu dalam membentuk keluarga, komunitas, dan tatanan masyarakat yang lebih luas.
Dengan memperkenalkan istilah "Pembentuk Generasi" (Generation Shaper), inisiatif ini mengubah cara pandang terhadap peran ibu: dari sekadar peran domestik yang pasif menjadi kontribusi aktif dalam pembangunan bangsa.
Dalam pesan yang dibagikan di platform media sosial X, Syekh Hamdan menyoroti pengaruh fundamental para ibu, dengan menyebut mereka sebagai "sekolah pertama" tempat anak-anak mempelajari nilai-nilai penting seperti rasa memiliki, tanggung jawab, dan jati diri. Beliau menekankan bahwa pembelajaran awal ini berperan krusial dalam membangun masyarakat yang kuat dan harmonis.
Arahan untuk mengadopsi sebutan baru ini mencerminkan visi yang lebih luas di Uni Emirat Arab untuk mengangkat peran sosial yang berkontribusi pada pembangunan nasional jangka panjang.
Hal ini juga sejalan dengan upaya berkelanjutan untuk mempererat keutuhan keluarga, menjaga stabilitas sosial, serta memberikan pengakuan atas kontribusi tak berbayar di dalam rumah tangga.