Keutamaan Kamis dan Bepergian di Hari Ini
Muhammad rifai akif
Kamis, 28 Oktober 2021 - 12:03 WIB
Kamis menjadi hari yang istimewa karena pada hari ini Nabi sering melakukan perjalanan dan mengirim utusan. Foto : LANGIT7/iStock
Kamis berasal dari bahasa Arab yaitu Khomis yang artinya adalah hari kelima, dihitung dari Ahad sebagai hari pertama.
Dalam Islam, hari Kamis memiliki banyak keutamaan. Sama seperti hari Senin, Kamis juga merupakan hari perhitungan amal manusia yang dilaporkan kepada Allah SWT.
Pendiri Istana Alquran Surrul Asror KH. Syarif Matnadjih menjelaskan, "Maka dari itu Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berpuasa di hari Senin dan Kamis, agar saat penghitungan amal, kita dalam kondisi sedang beribadah," ujarnya kepada Langit7 pada (28/10/2021).
Kamis disebut sebagai hari dimana amal manusia dihitung dijelaskan dalam hadits dari Abu Hurairah RA, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda :
"تُعْرَضُ أَعْمَالُ النَّاسِ فِي كُلِّ جُمُعَةٍ مَرَّتَيْنِ يَوْمَ اْلاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ مُؤْمِنٍ إِلاَّ عَبْدًا بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ."
"Amal-amal manusia diperiksa di hadapan Allah dalam setiap pekan (Jumu'ah) dua kali, yaitu pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang beriman terampuni dosanya, kecuali seorang hamba yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan..." (H.R. Shahih Muslim)
Baca juga : Keutamaan Shalat Dhuha Bila Dikerjakan di Waktu yang Tepat
Dalam Islam, hari Kamis memiliki banyak keutamaan. Sama seperti hari Senin, Kamis juga merupakan hari perhitungan amal manusia yang dilaporkan kepada Allah SWT.
Pendiri Istana Alquran Surrul Asror KH. Syarif Matnadjih menjelaskan, "Maka dari itu Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berpuasa di hari Senin dan Kamis, agar saat penghitungan amal, kita dalam kondisi sedang beribadah," ujarnya kepada Langit7 pada (28/10/2021).
Kamis disebut sebagai hari dimana amal manusia dihitung dijelaskan dalam hadits dari Abu Hurairah RA, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda :
"تُعْرَضُ أَعْمَالُ النَّاسِ فِي كُلِّ جُمُعَةٍ مَرَّتَيْنِ يَوْمَ اْلاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ مُؤْمِنٍ إِلاَّ عَبْدًا بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ."
"Amal-amal manusia diperiksa di hadapan Allah dalam setiap pekan (Jumu'ah) dua kali, yaitu pada hari Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang beriman terampuni dosanya, kecuali seorang hamba yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan..." (H.R. Shahih Muslim)
Baca juga : Keutamaan Shalat Dhuha Bila Dikerjakan di Waktu yang Tepat