Ketua DPR Meminta Pemerintah Prioritaskan Keselamatan Warga Terdampak Banjir di Padang
Lusi mahgriefie
Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:01 WIB
Ketua DPR Meminta Pemerintah Prioritaskan Keselamatan Warga Terdampak Banjir di Padang
Pemerintah diminta mengoptimalkan penanganan darurat serta memastikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas dalam mengatasi bencana banjir yang melanda Kota Padang, Sumatera Barat.
"Tentunya bencana banjir bandang di Kota Padang menjadi keprihatinan bersama. Pemerintah perlu mengoptimalkan penanganan darurat serta memastikan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak bencana. Keselamatan warga yang utama," kata Ketua DPR RI Puan Maharani di Jakarta, dikutip Selasa (13/10/2026).
Banjir bandang melanda Kota Padang pada Sabtu (10/10) akibat hujan dengan intensitas tinggi, terutama di Kecamatan Kuranji dan Nanggalo. Akibatnya, ratusan warga terjebak dalam arus banjir.
Situasi penyelamatan warga yang terjebak berjalan cukup dramatis akibat arus deras banjir. Tim SAR gabungan diketahui mengevakuasi lebih dari 50 warga yang terjebak banjir di kawasan Koto Tangah, akibat meluapnya sungai. Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet dan tali untuk menjangkau warga di tengah derasnya arus banjir di lokasi.
Baca juga:Banjir Bandang Menerjang Kota Padang, Tiga Kecamatan Terdampak Sebabkan 672 Orang Mengungsi
Menurut Puan, hal ini menunjukkan mendesaknya pertolongan bagi warga yang terjebak dan pentingnya dukungan yang memberi keluarga keyakinan untuk segera menuju tempat aman.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas dan relawan yang membantu masyarakat saat terjebak banjir," ujarnya melansir laman resmi DPR.
"Tentunya bencana banjir bandang di Kota Padang menjadi keprihatinan bersama. Pemerintah perlu mengoptimalkan penanganan darurat serta memastikan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak bencana. Keselamatan warga yang utama," kata Ketua DPR RI Puan Maharani di Jakarta, dikutip Selasa (13/10/2026).
Banjir bandang melanda Kota Padang pada Sabtu (10/10) akibat hujan dengan intensitas tinggi, terutama di Kecamatan Kuranji dan Nanggalo. Akibatnya, ratusan warga terjebak dalam arus banjir.
Situasi penyelamatan warga yang terjebak berjalan cukup dramatis akibat arus deras banjir. Tim SAR gabungan diketahui mengevakuasi lebih dari 50 warga yang terjebak banjir di kawasan Koto Tangah, akibat meluapnya sungai. Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet dan tali untuk menjangkau warga di tengah derasnya arus banjir di lokasi.
Baca juga:Banjir Bandang Menerjang Kota Padang, Tiga Kecamatan Terdampak Sebabkan 672 Orang Mengungsi
Menurut Puan, hal ini menunjukkan mendesaknya pertolongan bagi warga yang terjebak dan pentingnya dukungan yang memberi keluarga keyakinan untuk segera menuju tempat aman.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas dan relawan yang membantu masyarakat saat terjebak banjir," ujarnya melansir laman resmi DPR.