BNPB Catat Karhutla di 16 Wilayah, Kalimantan Terbakar Hampir 19 Ribu Hektar
Esti setiyowati
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:13 WIB
BNPB Catat Karhutla di 16 Wilayah, Kalimantan Terbakar Hampir 19 Ribu Hektar. Foto: Ist
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia terus memburuk. Dalam laporan terbaru Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) pada Jumat (23/10/2026) disebutkan terdapat penambahan kejadian karhutla di 16 wilayah di Indonesia.
Dikutip dari Antara, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan menyampaikan 16 wilayah tersebut tersebar di Pulau Jawa, Sulawesi, Maluku Utara, dan Sumatra. Di Pulau Jawa, wilayah yang terdampak meliputi Malang, Magetan, Sragen, Jombang, Probolinggo, dan Klaten.
Baca juga: Kabut Asap Karhutla Indonesia Meluas, Media Asing Soroti Sikap Pemerintah RI
Di Sulawesi, karhutla dilaporkan terjadi di Minahasa, Sinjai, Sidenreng Rappang (Sidrap), Palopo, Luwu, dan Parigi Moutong. “Di Maluku Utara ada di Kepulauan Tidore, sementara Sumatra ada di Bangka Tengah,” kata Berton dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta.
Berton menambahkan, pihaknya telah mengerahkan puluhan ribu personel serta armada udara untuk menangani karhutla yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra,Kalimantan, dan Jawa. Di Sumatra, penanganan tersebut mencakup lahan seluas 2.431 hektare, dengan wilayah terdampak terluas di Sumatra Selatan, yakini 2.050 hektare.
Sementara di Kalimantan, luas karhutla yang tengah ditangani mencapai 18.973 hektare, meliputi Kalimantan Tengah seluas 16.097 hektare, Kalimantan Selatan 1.506 hektare, dan Kalimantan Barat 1.370 hektare. Sebanyak 38.772 personel disiagakan untuk penanganan di wilayah tersebut.
BNPB mencatat sebanyak 2.204 kejadian bencana terjadi di Indonesia selama periode 1 Januari hingga 23 Oktober 2026. Mayoritas kejadian tersebut merupakan bencana hidrometeorologi.
Dikutip dari Antara, Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan menyampaikan 16 wilayah tersebut tersebar di Pulau Jawa, Sulawesi, Maluku Utara, dan Sumatra. Di Pulau Jawa, wilayah yang terdampak meliputi Malang, Magetan, Sragen, Jombang, Probolinggo, dan Klaten.
Baca juga: Kabut Asap Karhutla Indonesia Meluas, Media Asing Soroti Sikap Pemerintah RI
Di Sulawesi, karhutla dilaporkan terjadi di Minahasa, Sinjai, Sidenreng Rappang (Sidrap), Palopo, Luwu, dan Parigi Moutong. “Di Maluku Utara ada di Kepulauan Tidore, sementara Sumatra ada di Bangka Tengah,” kata Berton dalam konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta.
Berton menambahkan, pihaknya telah mengerahkan puluhan ribu personel serta armada udara untuk menangani karhutla yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra,Kalimantan, dan Jawa. Di Sumatra, penanganan tersebut mencakup lahan seluas 2.431 hektare, dengan wilayah terdampak terluas di Sumatra Selatan, yakini 2.050 hektare.
Sementara di Kalimantan, luas karhutla yang tengah ditangani mencapai 18.973 hektare, meliputi Kalimantan Tengah seluas 16.097 hektare, Kalimantan Selatan 1.506 hektare, dan Kalimantan Barat 1.370 hektare. Sebanyak 38.772 personel disiagakan untuk penanganan di wilayah tersebut.
BNPB mencatat sebanyak 2.204 kejadian bencana terjadi di Indonesia selama periode 1 Januari hingga 23 Oktober 2026. Mayoritas kejadian tersebut merupakan bencana hidrometeorologi.